Rabu, 18 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Jadi Penyebab Banjir, Wakil Wali Kota Sukabumi Instruksikan Bongkar Keramba

Kamis, 20 April 2017 - 17:24:09 WIB


Jadi Penyebab Banjir, Wakil Wali Kota Sukabumi Instruksikan Bongkar Keramba
© GARIS NURBOGARULLAH
Banjir Kota Sukabumi beberapa hari lalu.

SUKABUMIUPDATE.com - Penyebab banjir yang terjadi di beberapa titik wilayah Kota Sukabumi belum lama ini, ternyata diakibatkan banyaknya keramba (tempat penampungan ikan) yang sengaja dipasang di aliran sungai sehingga menghambat arus air.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi yang berkeliling bersama tim selama tiga hari menemukan banyaknya keramba yang dipasang di aliran sungai di wilayah Kecamatan Cikole dan Citamiang.

"Saya sudah instruksikan kepada camat dan lurah untuk menarik dan membongkar keramba tersebut," ujar Fahmi kepada sukabumiupdate.com, usai menghadiri seminar pencegahan HIV AID, Kamis (20/4).

BACA JUGA:

Soal Banjir Kota Sukabumi, Dishub Salahkan Sampah dan Drainase

Banjir Kota Sukabumi Jadi Viral di Medsos

Bertambah, BPBD Kota Sukabumi Catat Sembilan Titik Longsor dan Banjir

Fahmi tidak memungkiri pesatnya pertumbuhan pemukiman di daerah atas. Sehingga menyebabkan serapan air berkurang dan berdampak ke wilayah bawah.

"Penanganan sementara akan kita buat saluran baru menggunakan alokasi Biaya Tidak Terduga (BTT), makanya saya instruksikan keramba yang menghambat aliran sungai segara ditarik dan bongkar," tandasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar