Rabu, 18 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Instruksikan Dibongkar, Camat Cikole Kota Sukabumi Akan Sosialisasi Pemilik 26 Keramba

Jumat, 21 April 2017 - 16:35:39 WIB


Instruksikan Dibongkar, Camat Cikole Kota Sukabumi Akan Sosialisasi Pemilik 26 Keramba
© Garis Nurbogarullah
Ilustrasi Banjir SU.

SUKABUMIUPDATE.com - Penyebab terjadinya banjir di Kota Sukabumi beberapa waktu lalu diakibatkan karena banyaknya keramba (penampungan ikan) milik warga yang dipasang di aliran sungai. Wakil Wali Kota, Achmad Fahmi, bahkan secara tegas menginstruksikan Camat Cikole dan Citamiang untuk segera membongkarnya.

Camat Cikole Ayi Jamiat saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Jumat (21/4), mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Cikole dan masyarakat untuk secepatnya membongkar 26 unit keramba yang terpasang di aliran sungai kecil tepat di belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin, SH.

"Tentu kami bersama dengan Lurah Cikole berkoordinasi terlebih dahulu dengan masyarakat, agar keramba-keramba yang ada bisa dibongkar, karena menyebabkan pendangkalan dan terhambatnya aliran sungai," ujarnya.

BACA JUGA:

Jadi Penyebab Banjir, Wakil Wali Kota Sukabumi Instruksikan Bongkar Keramba

Bertambah, BPBD Kota Sukabumi Catat Sembilan Titik Longsor dan Banjir

Banjir Kota Sukabumi Jadi Viral di Medsos

Lebih lanjut dijelaskannya, keberadaan keramba di aliran sungai kecil tepatnya belakang RSUD R Syamsudin SH sudah berlangsung lama. "Yang kami tahu jumlah keramba ada 26 punya 16 orang warga setempat," jelasnya.

Menurutnya, jika keramba dibongkar saluran sungai kecil tersebut dapat menampung air saat hujan besar dan mengalir lancar. Karena biasanya, keramba dipasang di kedalaman setengah meter.

"Mudah- mudahan saat sosialisasi dan koordinasi, masyarakat dapat paham dengan fungsi sungai tersebut," pungkasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar