Selasa, 23 Mei 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa


Instruksikan Dibongkar, Camat Cikole Kota Sukabumi Akan Sosialisasi Pemilik 26 Keramba

Jumat, 21 April 2017 - 16:35:39 WIB


Instruksikan Dibongkar, Camat Cikole Kota Sukabumi Akan Sosialisasi Pemilik 26 Keramba
© Garis Nurbogarullah
Ilustrasi Banjir SU.

SUKABUMIUPDATE.com - Penyebab terjadinya banjir di Kota Sukabumi beberapa waktu lalu diakibatkan karena banyaknya keramba (penampungan ikan) milik warga yang dipasang di aliran sungai. Wakil Wali Kota, Achmad Fahmi, bahkan secara tegas menginstruksikan Camat Cikole dan Citamiang untuk segera membongkarnya.

Camat Cikole Ayi Jamiat saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Jumat (21/4), mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Cikole dan masyarakat untuk secepatnya membongkar 26 unit keramba yang terpasang di aliran sungai kecil tepat di belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin, SH.

"Tentu kami bersama dengan Lurah Cikole berkoordinasi terlebih dahulu dengan masyarakat, agar keramba-keramba yang ada bisa dibongkar, karena menyebabkan pendangkalan dan terhambatnya aliran sungai," ujarnya.

BACA JUGA:

Jadi Penyebab Banjir, Wakil Wali Kota Sukabumi Instruksikan Bongkar Keramba

Bertambah, BPBD Kota Sukabumi Catat Sembilan Titik Longsor dan Banjir

Banjir Kota Sukabumi Jadi Viral di Medsos

Lebih lanjut dijelaskannya, keberadaan keramba di aliran sungai kecil tepatnya belakang RSUD R Syamsudin SH sudah berlangsung lama. "Yang kami tahu jumlah keramba ada 26 punya 16 orang warga setempat," jelasnya.

Menurutnya, jika keramba dibongkar saluran sungai kecil tersebut dapat menampung air saat hujan besar dan mengalir lancar. Karena biasanya, keramba dipasang di kedalaman setengah meter.

"Mudah- mudahan saat sosialisasi dan koordinasi, masyarakat dapat paham dengan fungsi sungai tersebut," pungkasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar