Jumat, 21 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi


Ini Kondisi Rutilahu Warnajati Kabupaten Sukabumi, Ketua RT: Jangan Janji, Saya Malu

Minggu, 21 Mei 2017 - 00:35:17 WIB


Ini Kondisi Rutilahu Warnajati Kabupaten Sukabumi, Ketua RT: Jangan Janji, Saya Malu
© Suhendi
Salah satu rumah milik warga yang kondisinya memprihatinkan.

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kampung Sampi RT 5/6, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, tidak hanya dialami pasangan suami istri Apud (35) dan Imas Riah (32) saja. Ternyata di daerah tersebut, masih ada warga yang hidup serupa selama belasan tahun.

Ketua RT 05/06, Sanan (57) mengungkapkan, dirinya sudah beberapa kali dikunjungi oleh staf desa hingga beberapa rumah warga yang rusak parah diambil fotonya yakni milik Apud (35), Pardi (70) dan Nedi (40).

BACA JUGA: Setiap Hari Berdoa, 17 Tahun Enam Jiwa Warnajati Kabupaten Sukabumi Huni Rumah Lapuk

“Janji dari tahun 2014, tapi sampai sekarang belum ada hasilnya, harapan saya ingin ada bantuan untuk warga. Jangan janji-janji saya malu, disuruh foto dan ngedata saya selaku Ketua RT jadi beban moral ke warga,” keluh Sanan kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (20/5).

Selain bantuan perbaikan bagi rumah warga, Sanan juga menyoroti masalah jalan lingkungan menuju kampungnya yang masih tanah dan fasilitas air bersih yang tidak berjalan meski pernah dibuatkan sumur bor oleh pihak desa.

BACA JUGA: Janda Empat Anak Kuli Cuci Huni Rumah Bilik di Gunungpuyuh Kota Sukabumi

Gak seperti orang lain jalan pada bagus di kampungnya, sedangkan kami masih tanah. Bahkan air bersih untuk minum juga susah, harus jauh untuk mengambilnya. Pernah dibuatkan sumur bor tapi airnya tidak ngalir, berharap pemerintah turun ke lapangan,” pungkasnya.

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar