Minggu, 24 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Polisi Tangkap Pembunuhan Sadis Egi Adi Wiguna Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Sadis, Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi Tewas Penuh Luka Tusuk
Dianiaya, Pemuda Asal Tipar Kota Sukabumi Tewas Mengenaskan
Ini Kronologi Penganiayaan Warga Tipar Kota Sukabumi Hingga Tewas
Mengaku Kesal Sering Dipalak, Kakak Beradik Ini Bunuh Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Biadab, Bapak Bejad Asal Warungkiara Kabupaten Sukabumi Tega Gagahi Dua Anak Kandung Sejak Kelas IV SD Hingga Melahirkan
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK


Ini Kerusakan Fasilitas Olahraga di Lapang Merdeka Kota Sukabumi Usai Sirkus Lumba-lumba

Kamis, 12 Januari 2017 - 14:26:15 WIB


Ini Kerusakan Fasilitas Olahraga di Lapang Merdeka Kota Sukabumi Usai Sirkus Lumba-lumba
© Amoy Peiyuvianti
Kerusakan fasilitas olahraga di Lapang Merdeka usai digunakan untuk pentas lumba-lumba.

SUKABUMIUPDATE.com - Sampah bekas wahana sirkus lumba-lumba, Kamis (12/1), memang sudah dibersihkan oleh petugas terkait dibantu oleh sejumlah relawan kepemudaan yang ada di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi. Namun setelah puing kayu dan lainnya bersih, kerusakan fasilitas olahraga, khususnya lapangan voli dan takraw yang sempat digunakan untuk pentas lumba-lumba terlihat jelas.

Dari penelusuruan sukabumiupdate.com, tiang net lapangan voli tinggal satu. Lantai lapang takraw dan voli retak bahkan ada yang pecah. Belum lagi ada gundukan tanah dan pasir bekas, serta lubang yang tergenang air sehingga dipastikan menganggu aktifitas warga saat berolahraga.

BACA JUGA:

Sirkus Lumba-lumba di Lapang Merdeka Usai, Sisakan Sampah

Menanggapi hal ini, Kepala Bida Olahraga, Dinas Pemuda Olahraga dan Budaya, Yonan Sufyarman berharap fasilitas olahraga publik tersebut bisa kembali seperti awal, karena sangat dibutuhkan oleh warga.

“Secara substansi sebenarnya bukan kewenangan kami, kami hanya pengguna fasilitas olahraga tersebut untuk kepentingan masyarakat,” jelas Yonan.

Yonan menambahkan, perbaikan harus segera dilakukan karena masyarakat membutuhkan fasilitas tersebut, yang notabene rutin digunakan oleh cabang olahraga untuk latihan. “Kalau bicara tanggung jawab bukan kita, tapi nanti kita akan koordinasi dengan lembaga lainnya, kita lihat perjanjiannya,” lanjut Yonan.

Yonan berharap, penggunaan fasilitas publik khususnya olahraga untuk kepentingan hiburan dan swasta harus dikurangi bahkan tidak lagi diadakan pada tahun-tahun selanjutnya. “Dari awal saya ikuti tarik menarik isu pentas lumba-lumba, intinya kita juga akan berkoordinasi agar tak ada yang dirugikan,” pungkasnya.

Reporter: AMOY PEIYUVIANTI/Kontributor
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar