Senin, 20 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Ini Dia Jawaban Kabag Ekonomi Pemda Sukabumi Terkait Kekisruhan PDAT

Selasa, 14 November 2017 - 20:28:18 WIB


Ini Dia Jawaban Kabag Ekonomi Pemda Sukabumi Terkait Kekisruhan PDAT
© Angga FM
Ilustrasi jawaban soal PDAT.

SUKABUMIUPDATE.com – Terkait kekisruhan yang ada di Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) Kabupaten Sukabumi, Kepala Bagian (Kabag) ekonomi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi sekaligus pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Yulipri, akhirnya buka suara.

Menurut Yulipri, bersamaan dengan terbitnya Perda Perumda ATE, Perda Perumda PP pun keluar. Namun, Direksi Perumda PP secara otomatis mengangkat karyawan PDPP menjadi karyawan Perumda PP.

BACA JUGA: Saling Tuding Tanggungjawab PDAT, Aktivis: Pemda Harus Diaudit Ulang

"Yang menjadi pertanyaan mengapa di Perumda ATE tidak demikian, karena jelas didalam aturan BUMD pengangkatan dan pemberhentian pegawai menjadi kewenangan direksi," tegas Yulipri.

Dan terkait tidak adanya penyertaan modal kepada Perumda ATE, kata Yulipri, pihaknya mengaku sudah memfasilitasi management Perumda ATE (direksi dan dewan pengawas) agar menyelesaikan permasalahannya baik dengan PD BPR maupun dengan tim anggaran Pemerintah Daerah.

"Yang masih jadi pertimbangan tim dengan belum diberikannya penyertaan modal kepada Perumda ATE saat ini, eks Manajemen PD ATE (Dirut dan Dir OPS) harus menyelesaikan kasus yang sedang ditangani APH terlebih dahulu," bebernya.

BACA JUGA: Inspektorat Belum Audit PDAT Kabupaten Sukabumi

Sementara, kaitan nasib 15 eks karyawan PDAT, dirinya mengaku tidak memiliki kapasitas untuk menjawabnya, karena menurutnya, pengangkatan dan pemberhentian pegawai BUMD menjadi kewenangan direksi.

"Maaf, bukan kapasitas saya di bagian ekonomi menjawab hal tersebut, silahkan tanyakan ke direksinya," tutup Yulipri.

Reporter: DENI AMBARIN/Kontributor
Redaktur: USMAN ABDUL FAQIH
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar