Kamis, 30 Maret 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Ini 3 Band Punk Islam di Amerika Serikat

Senin, 07 Juli 2014 - 21:39:50 WIB


Ini 3 Band Punk Islam di Amerika Serikat
© Dok / Jabar Daily
Ini 3 Band Punk Islam di Amerika Serikat

SUKABUMIUPDATE.COM, JAKARTA - Band musik aliran underground punk yang dilabeli Islam merebak di Amerika Serikat sejak akhir tahun 90-an hingga awal tahun 2000. Kemunculannya diawali dengan terbitnya novel berjudul Taqwacore pada tahun 2003 karya Michael Muhammad Knight. Kata Taqwacore berasal dari dua kata yakni taqwa dan core.

Dalam perkembangannya, sejumlah band punk melabeli dirinya sebagai band Taqwacore. Namun beberapa karya mereka ada yang memicu kontroversi. Berikut 3 band Taqwacore yang dihimpun detikramadan dari berbagai sumber, Senin (7/7/2014):

Band The Kominas di Boston

Band punk Muslim bernama The Kominas muncul sebagai bagian dari berkembang pesatnya aliran Taqwacore di Amerika Serikat (AS). Band yang berbasis di Boston ini beranggotakan 4 pemuda berdarah Pakistan yakni Basim Usmani (bass), Shahjehan Khan (gitar dan vokal), Hasan Ali Malik (gitar) dan Abdullah Saeed (drum).

Lagu pertama yang mereka rilis berjudul Sharia in the USA. Lagu itu mengkritik hukum USA Patriot Act sekaligus menjadi bentuk deklarasi mereka sebagai warna minoritas.

Namun, salah satu judul karya band punk muslim ini justru menimbulkan kritik tajam dari kalangan Islam lainnya. The Kominas pernah merilis lagu berjudul Rumi was Homo. Judul lain yang pernah dirilis band musik keras ini antara lain  Wild Nights in Guantanamo Bay dan Escape to Blackout Beach.

Band Fedayeen

Band punk yang beranggotakan Abu Taha al-Amriki, Raheem Vukas, Hajirah D dan Taha Husayn ini berbasis di Portland Oregon, AS. Mereka melabeli dirinya sebagai bagian dari gerakan Taqwacore yang menentang gerakan ekstrim dan kekerasan.

Band yang dibentuk pada tahun 2009 ini pertama merilis lagu berjudul "I Love Osama bin Laden" yang menarik perhatian pendengar dari 23 negara. Kemudian band ini kembali merilis dua single List the Dead. Single ini didedikasikan untuk para anak-anak Palestina yang meninggal akibat serangan tentara Israel. Namun, band ini kemudian bubar pada tahun 2011.

Band Punk Rock Al-Thawra

Band punk rock Al-Thawra menjadi perwakilan suara kemarahan dari anak muda Timur Tengah. Band yang berbasis di Chicago, Illinois AS ini berdiri pada 2006 yang beranggotakan Marwan Kamel, Micah Bezold, dan Mario Salazar.

Nama Al-Thawra artinya adalah revolusi dalam bahasa Arab. Band ini dibentuk saat perang Irak masih berlangsung. Lirik-lirik lagu mereka mencerminkan kemarahan atas situasi perang yang membunuh banyak warga.

Selain itu sejumlah isu yang diangkat oleh band ini adalah perang di Gaza dan isu di balik serangan 9/11.(st-001/hj)

Sumber: Detik.com
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Tantangan Karir Cemerlang Sukabumi
Promoted Content

Tantangan Karir Cemerlang Sukabumi