Rabu, 18 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Hino Pengangkut Pasir Hantam Lima Mobil, 3 orang Meninggal 3 orang Luka
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi
Kronologi Kasus Pembunuhan Oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Diduga Dibawa Kabur Pria Kenalan di Medsos, Nur Janah (mencaricinta Illahi) Warga Sukaraja Dua Bulan Hilang
Belum Terima THR, Ratusan Pegawai Garmen Mogok Bekerja
Apakah Warga Sukabumi Masih Ingat, Ada Apa dengan 4 Desember?
Adjo Tandatangani Kesepakatan Pembentukan DOB Sukabumi Utara


Indonesia-AS Sepakati Kerjasama Bisnis Senilai US$ 10 Miliar

Jumat, 21 April 2017 - 15:08:32 WIB


Indonesia-AS Sepakati Kerjasama Bisnis Senilai US$ 10 Miliar
© nydailynews.com
Wakil Presiden AS Mike Pence meninggalkan sekolah dengan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla, tepat setelah pertemuan mereka di Jakarta, Kamis, 20 April 2017.

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Amerika Serikat Michael R. Pence dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyaksikan penandatanganan kerjasama bisnis dan investasi senilai lebih US$ 10 miliar. Pence menilai kerja sama ini akan memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan AS.

"Kemarin, saya bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk menegaskan kembali kerja sama strategis dengan Indonesia," kata Pence di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Ia menambahkan Kamar Dagang dan Industri Amerika dan Inggris memperkuat kerjasama bukan hanya di Indonesia etapi juga di Asia Pasifik. Terlebih lagi posisi Indonesia sebagai negara anggota ASEAN terbesar. "Bisnis Anda menciptakan lapangan kerja," ujar Pence.

Pence berpendapat, kerjasama bisnis kedua negara menguntungkan kedua negara dengan dengan menambah kesempatan dan lapangan pekerjaan. Kebijakan ini mewakili kebijakan kedua negara. "Ini benar-benar sejarah bisnis," kata dia.

Penandatanganan melibatkan beberapa perusahaan. Seperti kerjasama Applied Materialis dan PT PLN, Exxon Mobil dan Pertamina, Greenbelt Resources dan Jababeka, Lookheed Martin dan TNI AU dalam bidang persenjataan, serta Honeywell dan PT Dirgantara Indonesia.

Sementara itu, Jusuf Kalla mengapresiasi kesepakatan ekonomi yang terjalin antara kedua negara. Menurut dia, ini pertemuan penting memfasilitasi kegiatan ekonomi dua negara. "Saya percaya ini adalah kerjasama yang baik sekali," kata Kalla.

Menurut dia, AS bukanlah orang baru bagi Indonesia. "Kami sudah saling kenal dan akan saling dalami terus," kata Kalla. Kerja sama tersebut terutama di bidang energi, baik minyak dan gas, serta industri dan ketahanan.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: NASIONAL

Berikan Komentar