Sabtu, 18 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Ekonomi

DPC GSBI Sukabumi: UMK Tahun 2018 Dipastikan Naik 8,71 Persen
APBD Kabupaten Sukabumi Rp3,161 T, Ini Komposisinya
Ini Cara Ribuan Karyawan PT Muara Tunggal Kabupaten Sukabumi Tolak Rentenir
Disedot Online, Penumpang Angkutan Umum di Kota Sukabumi Berkurang Hingga 80 Persen
Di Sukabumi, si Pleci Bisa Seharga Motor Sport
Anda Perlu Ayam Kampung? Datanglah ke Cicantayan Kabupaten Sukabumi
Mengintip Masa Depan Jampang dari Secangkir Kopi
Seluruh Tol Bocimi Ditargetkan Selesai 2019
Kisah Pelipur Lara di Gang Lipur Kota Sukabumi
Dari Nyalindung Menuju Pasar Teh Dunia


IHSG Dibuka Menguat 5,11 Poin ke Level 5.600,42

Jumat, 21 April 2017 - 11:23:40 WIB


IHSG Dibuka Menguat 5,11 Poin ke Level 5.600,42
© keuangan.kontan.co.id
Ilustrasi.

SUKABUMIUPDATE.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini dibuka melemah 0,09 persen atau 5,11 poin ke level 5.600,42. Saat penutupan perdagangan kemarin, indeks ditutup melemah 0,20 persen atau 11,21 poin ke level 5.595,31.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada dalam risetnya memperkirakan IHSG akan melemah hari ini. "Belum meredanya kekhawatiran global terhadap potensi peningkatan tensi geopolitik membuat IHSG harus menerima kenyataan pahit dimana merasakan imbas pelemahannya," katanya seperti dikutip dari risetnya, Jumat, 21 April 2017.

Menurut Reza, mood positif pelaku pasar terlihat belum kembali dan cenderung masuk pada saham-saham second liner dengan pergerakan jangka pendek untuk mendapatkan gain sesaat. "Kami berharap pelemahan mereda. Namun tetap waspadai masih potensi pelemahan seiring kondisi bursa saham global yang kurang baik."

Reza berujar, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada di level 5.583,77 dan 5.572,24. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada di level 5.613,10 dan 5.630,90. "Ini mengindikasikan potensi bearish lanjutan. IHSG berpeluang menuju ke level support di area 5584 dan 5572," tuturnya.

Setelah masa libur Pilkada DKI Jakarta, menurut Reza, laju IHSG memang cenderung melemah. Selain itu, kondisi bursa saham global masih dalam teritori negatif. "Sentimen dari hasil Pilkada DKI bukanlah satu-satunya sentimen yang membuat IHSG melemah karena kemenangan salah satu pasangan calon," katanya.

Adanya penguatan saham-saham yang terkait dengan kemenangan salah satu calon dan pelemahan pada saham-saham yang terkait dengan calon yang kalah, Reza menilai, hanya sentimen sesaat. "Karena adanya persepsi sesaat pelaku pasar yang mencoba menghubung-hubungkan kondisi politik dengan pasar modal," ujarnya.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: Ekonomi

Berikan Komentar