Jumat, 20 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Hore, Akhirnya Jae Bisa Miliki Rumah di Cikakak Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 12:41:19 WIB


Hore, Akhirnya Jae Bisa Miliki Rumah di Cikakak Kabupaten Sukabumi
© Nandi
Gotong royong pembangunan rumah milik Jae di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (11/8/2017).

SUKABUMIUPDATE.com - Pasangan suami istri (Pasutri) Jaenudin (57 tahun) dan Iroh (43 tahun), warga Kampung Ubrug Gunung Batu RT 02 RW 04, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tak lama lagi akan miliki rumah sendiri.

Kapolsek Cikakak, Resor Sukabumi, AKP Joko Sudiro mengungkapkan, setelah sebelumnya mendapat bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), akhirnya Jaenudin bisa membeli tanah dari warga sekitar yang lokasinya sekitar satu Kilometer (Km) dari bangunan rumah semula yang ditempatinya.

BACA JUGA: Giliran BPBD Kabupaten Sukabumi Bantu Jae Tinggal di RTLH

“Jaenudin mulai sekarang memiliki tanah sendiri, seluas lebih dari 200 Meter, berkat bantuan Presiden dan para donatur lainnya. Tanah itu dibelinya dari warga setempat dengan harga Rp10 juta. Jadi tidak numpang lagi di tanah Desa," ungkap Joko kepada sukabumiupdate.com, saat dikonfirmasi di sela-sela kesibukannya.

Pria yang lebih dikenal dengan panggilan Mbah Diro ini menambahkan, untuk pembangunannya sudah mulai dikerjakan hari ini (Jumat, 11/8/2017) secara gotong royong oleh warga, serta para relawan aktivis sosial lainnya.

“Mulai pagi tadi (Jumat pagi-red) pondasinya telah diletakan, semangat gotong royong begitu kental mewarnai kegiatan. Selain warga sekitar yang kerjabakti, ada juga para relawan dari Palabuhanratu ikut membantu," imbuhnya.

Menurut Mbah Diro, nantinya rumah permanen yang akan didirikan itu terdiri dari dua kamar tidur, kamar tamu, dapur, dan kamar mandi, serta toilet. “Pembangunan ini ditargetkan selesai dalam 20 hari, rumah tersebut sudah bisa ditempati," terangnya.

BACA JUGA: Terbakar, Rumah Warga Cikakak Kabupaten Sukabumi Kini Tinggal Sebelah

Sebelumnya, Pasutri atau keluarga Jaenudin yang lebih dikenal dengan panggilan Jae, sempat viral di media sosial karena tinggal di rumah tidak layak huni (Rutilahu) dengan memanfaatkan lahan di tanah Desa.

Berbekal informasi tersebut, Kapolsek Cikakak, AKP Joko Sudiro bersama sejumlah aktivis sosial lain pun berusaha membantunya dengan mengumpulkan bantuan dari para donatur.

Reporter: NANDI/Kontributor
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar