Sabtu, 21 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sainstek

Kiamat 23 September Diklaim Numerologis Berdasarkan Alkitab
Robot Seks Harmony Harganya Setara Mobil LCGC di Indonesia
Hujan Es di Bandung, Ini Perbedaannya dengan Salju
Misteri Perjalanan Manusia Purba dari Afrika ke Eropa Terungkap
Kembangkan Pesawat Jet, Honda Habiskan 1 Miliar Dolar AS
Remaja 19 Tahun Ini Raup Ratusan Juta Sebagai Gamer Profesional
Mahasiswa Unibraw Kembangkan Alat Pendeteksi Kualitas Udara
Kutu Laut Ternyata Makhluk Pemakan Bangkai
Mahasiswa Surabaya Bikin Alat Pengisi Biogas ke Tabung Melon
Headphone Beat Meledak di Wajah, Apple Tolak Beri Kompensasi


Headphone Beat Meledak di Wajah, Apple Tolak Beri Kompensasi

Minggu, 21 Mei 2017 - 11:58:44 WIB


Headphone Beat Meledak di Wajah, Apple Tolak Beri Kompensasi
© aviationvoice.com
Penumpang pesawat terbakar ponsel.

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang wanita Australia yang wajah, tangan, dan rambutnya terbakar saat headphone Beat miliknya meledak di pesawat tidak akan diberi kompensasi oleh Apple karena perusahaan itu mengklaim kesalahan akibat menggunakan baterai pihak ketiga.

Wanita yang ingin tetap anonim itu sedang tidur siang dalam penerbangan dari Beijing ke Melbourne pada Februari saat dia terbangun oleh suara ledakan dan sensasi terbakar di wajahnya.

”Penyelidikan kami menunjukkan bahwa masalah ini disebabkan oleh baterai pihak ketiga,” kata seorang perwakilan Apple dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh pengacara wanita tersebut pada Jumat (19/5), sebagaimana dikutip Adelaidenow.

Wanita yang wajah, tangan, dan rambutnya terbakar itu telah berusaha mendapatkan penggantian untuk menukar headphone dan beberapa barang dari pakaian yang rusak. Dia mengatakan membeli headphone duty-free pada 2014 dan baterai AAA di Australia. Wanita itu mengatakan dirinya sangat kecewa terhadap keputusan Apple.

”Headphone tidak bekerja tanpa baterai, namun tidak ada di headphone itu - atau kemasannya - yang menyebutkan merek baterai mana yang harus digunakan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Setelah insiden di udara itu, regulator keselamatan penerbangan nasional mengeluarkan peringatan kepada penumpang tentang perangkat bertenaga baterai.

”Baterai harus disimpan di tempat penyimpanan yang disetujui, kecuali jika digunakan,” ujar Biro Keselamatan Transportasi Australia pada Maret.

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: SAINSTEK

Berikan Komentar