Senin, 29 Mei 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Bibir Pria Malang ini Digigit Kura-Kura Kesayangannya
Kereta Tergelincir, Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka
Nahas, Kereta Tergelincir dan Tabrak Rumah
Truk dan Bus Bertabrakan Tewaskan 12 Orang
Tak Ada Menu Daging di Resepsi, Mempelai Pria Batalkan Pernikahan
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?


Hari Ini Pemilu Iran, Sebanyak 1.500 Petugas Keamanan Dikerahkan

Jumat, 19 Mei 2017 - 15:10:11 WIB


Hari Ini Pemilu Iran, Sebanyak 1.500 Petugas Keamanan Dikerahkan
© realclearworld.com
Pemilu Iran.

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Menteri Dalam Negeri Iran Urusan Keamanan Hossein Zolfaqari yakni pemilihan umum Iran hari ini, Jumat (19/5), berjalan aman. "Sejak persiapan hingga hari pencoblosan, tidak ada masalah keamanan," ucap Zolfaqari pada jumpa pers di Teheran, Kamis (18/5).

Zolfaqari mengatakan, sejak periode kampanye hingga saat pemungutan suara, semuanya berjalan lancar. Dia berharap situasi kondusif ini berlangsung terus hingga hasil pemilihan umum diumumkan. 

Pada acara jumpa pers itu, Zolfaqari juga berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh hasil pemilu yang belum diumumkan secara resmi. "Pengumuman pemilihan umum akan disampaikan pemerintah. Sumber resmi yang mengumumkan hasil pemilu adalah Kementerian Dalam Negeri," ucap Zolfaqari.

Pemerintah, ujar Zolfaqari, melarang penyampaian prediksi hasil pemilu dari kubu calon presiden. Apalagi ada klaim kemenangan atau merayakan kemenangan sebelum ada pengumuman resmi hasil penghitungan suara.

Untuk menjaga keamanan, dewan kota, dewan desa, dan Kementerian Dalam Negeri Iran melibatkan 1,5 juta petugas keamanan dan pemantau. Mereka terdiri atas kepolisian, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), dan Basij.

Berdasarkan hasil jajak pendapat menjelang pemilihan, calon presiden inkumben, Hassan Rouhani, diprediksi bakal menang. Menurut laporan Al-Monitor, survei yang dilakukan pada 7-8 Mei 2017 oleh Iranian Students Polling Agency memperlihatkan Rouhani meraih 42 persen suara. Kemudian disusul ulama populer, Ebrahim Raisi, yang mendapatkan 27 persen suara dan Wali Kota Teheran Mohammad Bagher Ghalibaf dengan perolehan 25 persen suara.

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar