Kamis, 30 Maret 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Ustad Menjawab

Haramkah Melakukan Masturbasi atau Seks dengan Alat dalam Islam?

Kamis, 10 Juli 2014 - 13:21:55 WIB


Haramkah Melakukan Masturbasi atau Seks dengan Alat dalam Islam?
© Dok / Jabar Daily
Haramkah Melakukan Masturbasi atau Seks dengan Alat dalam Islam?

Pertanyaan:

Apa hukumnya melakukan seks dengan alat bantu seks sedangkan orang tersebut belum mampu menahan hasrat seksualnya? Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

(Mnur39)

Jawaban:

Apa yang Anda tanyakan itu termasuk masturbasi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “masturbasi” diartikan sebagai “proses memperoleh kepuasan seks tanpa berhubungan kelamin”. Tentu saja definisi ini dapat mencakup banyak cara sehingga tidak mudah menjawab pertanyaan Anda secara hitam putih-boleh atau tidak.

Pada prinsipnya Alquran mencela siapa pun yang menyalurkan kebutuhan seksualnya kepada bukan pasangannya yang sah dan budak-budak perempuannya (baca QS Al-Muminun [23] 5-6). Tentu saja yang dimaksud dengan budak perempuan adalah pada masa lalu ketika budak perempuan masih ada. Banyak ulama yang memahami ayat ini menyatakan: Jika hanya dua cara itu yang dibenarkan, maka semua cara lainnya tidak dibenarkan, termasuk menyalurkan kebutuhan seksual melalui diri sendiri. Mereka juga meriwayatkan hadits yang menyatakan: “Terkutuk siapa yang menikai tangannya.”

Tapi ulama lain, seperti Imam Ahmad bin Hanbal, salah seorang tokoh mazhab Sunni kenamaan, berpendapat bahwa mencari kepuasan seksual melalui upaya sendiri sampai terjadinya orgasme dapat dibenarkan jika dibutuhkan. Itu, menurut logikanya, serupa dengan mengeluarkan sesuatu yang ada dalam diri seseorang, katakanlah seperti berbekam.

Pendapat tersebut sangat longgar, karena itu sebagian ulama kendati membolehkannya, menetapkan beberapa syarat: 1) Yang bersangkutan tidak memiliki pasangan hidup, karena tidak mampu menikah. 2) Takut terjerumus dalam haram. 3) Tidak untuk tujuan memperoleh kelezatan, tetapi untuk menyalurkan dorongan berahi yang sangat kuat. Dan 4) Hanya dilakukan sekali-sekali.

Demikian, wallahu alam.

Sumber: Detik.com
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Muhammad Faruq Alghojali, Batita Surade Kabupaten Sukabumi Harapan Jadi Cendekiawan Muslim
Promoted Content

Muhammad Faruq Alghojali, Batita Surade Kabupaten Sukabumi Harapan Jadi Cendekiawan Muslim