Rabu, 24 Mei 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Desaku

Terinspirasi The Raid, Pemuda Surade Produksi Film
Jembatan Unik di Jampang Tengah, Bisa Dibongkar Pasang Dalam Satu Hari
Sistem ZIS Desa Nanggerang Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan Lazisnu Indonesia
Pemuda Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda Sulap Masalah Jadi Berkah
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Cibangkong Belum Pernah Diaspal
250 Warga Miskin Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi Dapat KK Gratis
Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
Jalan Cigenduk Jampang Tengah Jadi Kubangan Kerbau
Soal ZIS, Pemkot Bandung Berguru ke Nangerang Kecamatan Cicurug
47 Desa di Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan


Hancur, Jalan Perbatasan Sukabumi-Bogor di Desa Kutajaya

Jumat, 28 Oktober 2016 - 13:23:58 WIB


Hancur, Jalan Perbatasan Sukabumi-Bogor di Desa Kutajaya
© Dimas DR/Kontributor
Kondisi jalan Raya Benteng, penghubung Desa Benda dan Kutajaya Kecamatan Cirurug.

SUKABUMIUPDATE.COM - Daerah perbatasan selalu dianaktirikan, juga terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jalan raya Benteng hingga Cipulus yang menghubungkan Desa Benda dan Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, hancur. Bahkan mirip susukan saat (sungai kering-red).

Jalan sepanjang kurang lebih delapan kilometer yang menjadi batas wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor kondisinya mengkhawatirkan. Sudah tidak ada lagi aspal yang tersisa, dan disaat musim hujan, jalan dipenuhi genangan besar menyerupai kolam ikan.

“Informasinya, jalan ini setengah tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Sukabumi setengahnya lagi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bogor. Yang rusak parah dibagian antara Benda sampai Kutajaya,” ungkap warga Kampung Benteng, Desa Kutajaya Andri Sumarna kepada sukabumiupdate.com, Jumat (28/10).

Menurut Andri, jalan ini rusak karena memang tidak memiliki drainase yang baik, dan sering dilintasi oleh truk pengangkut bahan hasil galian. “Terakhir diperbaiki seingat saya empat tahun lalu. Sekarang hanya warga yang benerin sedikit- dikit, dengan cara ditimbun pake batu dan kerikil,” pungkasnya.

Reporter: DIMAS DR/Kontributor
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar