Jumat, 28 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Bibir Pria Malang ini Digigit Kura-Kura Kesayangannya
Kereta Tergelincir, Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Nahas, Kereta Tergelincir dan Tabrak Rumah
Truk dan Bus Bertabrakan Tewaskan 12 Orang
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook
Tak Ada Menu Daging di Resepsi, Mempelai Pria Batalkan Pernikahan


Gila, Pria Ini Perkosa 21 Kucing Hingga Tewas

Minggu, 16 Juli 2017 - 19:27:51 WIB


Gila, Pria Ini Perkosa 21 Kucing Hingga Tewas
© metro.co.uk
Robert Roy Farmer, tersangka yang membunuh 21 kucing di San Jose, California.

SUKABUMIUPDATE.com - Pelaku pembunuhan kucing dan pelecehan seksual terhadap kucing hingga tewas, Robert Roy Farmer, dijatuhi hukuman 16 tahun penjara. Farmer membunuh 21 kucing dan menewaskan 1 kucing karena dijadikan korban pelecehan seksual.

Pengadilan Kota Santa Clara, Amerika Serikat, memutuskan Farmer bersalah karena telah bertindak sadis terhadap 21 kucing.

Selain menjatuhkan hukuman penjara, Farmer diperintahkan untuk tidak berinteraksi dengan kucing selama sepuluh tahun. Pria berusia 26 tahun ini juga dilarang mendekati Taman San Jose Cambrian.

Kejahatan Farmer terbongkar diawali dari menghilangnya kucing-kucing yang biasanya tinggal di sekitar Taman San Jose Cambrian pada September 2015.

“Kemudian warga menemukan beberapa kucing tewas dan 2 di antaranya ditemukan di tempat sampah," ujar laporan yang diberitakan Mercury News di San Jose.

Warga yang tinggal di sekitar taman kemudian membantu polisi dengan mencari bukti lewat rekaman video karena semakin banyak kucing yang dilaporkan hilang dan tewas.

Pada 8 Oktober 2015, polisi menemukan Farmer tidur bersama seekor kucing yang telah tewas di dalam mobil.

"Bulu dan tetesan darah ditemukan di dalam mobil Farmer dan polisi menemukan tas ransel dengan sepasang sarung tangan bulu dan pisau berburu," ujar laporan itu.

Hasil laporan pemeriksaan Pelayanan Hewan ditemukan tanda pelecehan seksual yang dialami satu kucing betina yang gemuk di dalam mobil.

Sempat timbul debat tentang perlu-tidaknya Farmer didaftarkan sebagai pelaku pelecehan seksual setelah ia menjalani hukuman penjara.

Majelis hakim menolak argumen jaksa tentang perlu-tidaknya pembunuh 21 kucing ini dimasukkan perawatan pelaku pelecehan seksual.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar