Sabtu, 21 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Geruduk Pendopo Sukabumi, Ini Lima Tuntutan PB Himasi dan Petisi

Jumat, 21 April 2017 - 16:35:35 WIB


Geruduk Pendopo Sukabumi, Ini Lima Tuntutan PB Himasi dan Petisi
© Garis Nurbogarullah
Massa PB Himasi dan Petisi gelar aksi unjuk rasa.

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB Himasi) bersama dengan Perhimpunan Aktivis Sukabumi (Petisi), menggelar aksi demontrasi di Depan Gedung Negara Pendopo, Jumat (21/4). Dalam aksinya, mereka membawa lima tuntutan tentang ketenagakerjaan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Himasi, Eki Rukmansyah mengatakan, pihaknya menemukan beberapa tenaga asing yang dipekerjakan bukan pada jabatan tertentu. "Kami temukan ada karyawan Pabrik Semen SCG dari Thailand yang seharusnya bekerja setingkat Manager atau General Manager, kenyataanya tidak," bebernya.

BACA JUGA:

Pengangguran Meningkat Himasi dan Petisi Geruduk Pendopo Bupati Sukabumi

Setahun Kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Sukabumi, GMNI Tagih Janji

767 KK Geruduk Pendopo Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi

Eki meminta Pemkab Sukabumi untuk menekan angka pengangguran yang cukup tinggi. "Kami memohon pekerja di luar Sukabumi berlaku sampai habis kontrak, lalu merekrut warga Sukabumi. Bagi Warga Negara Asing (WNA), kami meminta tidak ada lagi konsekuensi dan segera di deportasi," katanya.

Dirinya menjelaskan lima tuntutan untuk pemda, diantaranya perhatikan para pencari kerja guna mengurangi angka pengangguran yang semakin meningkat. Menekan perusahaan di wilayah Sukabumi untuk memprioritaskan masyarakat lokal dalam merekrut pekerja dan membatasi pekerja dari luar daerah Sukabumi.

Lalu menekan perusahaan di wilayah Sukabumi untuk tidak melakukan perekrutan secara online, yang dapat menimbulkan banyaknya pencari kerja dari luar daerah. Penanggulangan para pencari kerja disabilitas di wilayah Sukabumi dan Tinjauan perjanjian kerjasama antara pengusaha dengan pemerintah daerah.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar