Minggu, 24 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Polisi Tangkap Pembunuhan Sadis Egi Adi Wiguna Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Sadis, Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi Tewas Penuh Luka Tusuk
Dianiaya, Pemuda Asal Tipar Kota Sukabumi Tewas Mengenaskan
Ini Kronologi Penganiayaan Warga Tipar Kota Sukabumi Hingga Tewas
Mengaku Kesal Sering Dipalak, Kakak Beradik Ini Bunuh Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Biadab, Bapak Bejad Asal Warungkiara Kabupaten Sukabumi Tega Gagahi Dua Anak Kandung Sejak Kelas IV SD Hingga Melahirkan
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK


Faktor Ekonomi, Istri Dominasi Gugat Cerai di Kota Sukabumi

Jumat, 19 Mei 2017 - 15:08:48 WIB


Faktor Ekonomi, Istri Dominasi Gugat Cerai di Kota Sukabumi
© Garis Nurbogarullah
Kantor Pengadilan Agama Kota Sukabumi.

SUKABUMIUPDATE.com - Faktor ekonomi ternyata menjadi penyebab banyaknya istri di Kota Sukabumi, mengajukan gugatan cerai. Data Kantor Pengadilan Agama Kota Sukabumi menunjukkan, kurun waktu Januari hingga pertengahan Mei 2017 kasus perceraian yang ditangani sudah mencapai 251 kasus.

Panitera Muda Pengadilan Agama, Umi Kulsum mengatakan, kasus perceraian yang terjadi lebih diakibatkan munculnya perselisihan dalam rumah tangga. “Rata-rata alasan istri gugat suami karena faktor ekonomi, sisanya disebabkan karena sudah tidak sepaham dan adanya orang ketiga," jelasnya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (19/5).

BACA JUGA:

Wow, Populasi Janda di Kota Sukabumi Semakin Meroket

Cikole Juara, Janda Kota Sukabumi Bertambah Seribu

Komisi IV DPRD Menyayangkan Tingginya Angka Perceraian di Kabupaten Sukabumi

Menurutnya, kasus perceraian di Kota Sukabumi setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Tahun 2015 jumlah perceraian yang ditangani sebanyak 580 kasus dan pada 2016 bertambah menjadi 640 kasus. Sedangkan di tahun 2017 kasus perceraian yang ditangani bulan Januari 48 kasus, Februari 54 kasus, Maret 69 kasus, April 51 kasus dan Mei 51 kasus.

"Dari jumlah gugatan yang masuk, talak suami (suami menggugat istri-red) hanya mencapai 33 perkara," pungkasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar