Kamis, 24 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Polisi Tangkap Pembunuhan Sadis Egi Adi Wiguna Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi


Empat Produk Mi Diduga Mengandung Lemak Babi Masih Beredar di Kota Sukabumi

Senin, 19 Juni 2017 - 17:48:43 WIB


Empat Produk Mi Diduga Mengandung Lemak Babi Masih Beredar di Kota Sukabumi
© Amoy
Seorang konsumen sedang memilih barang di salah satu supermarket.

SUKABUMUMIUPDATE.com - Empat produk mi asal Korea yang diduga mengandung lemak babi, masih beredar di pasar Kota Sukabumi. Padahal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah memerintahkan agar empat produk ditarik dari peredaran karena dianggap membohongi masyarakat.

Keempat mi itu adalah mi instan U-Dong (Samyang), Shin Ramyun Black (Nongshim), Mi Rasa Kimchi (Samyang), dan Yeul Ramen (Ottogi).

BACA JUGA: Per Hari, Konsumsi Daging Babi Non-Muslim di Kota Sukabumi 250 Kg

Salah seorang staf pasar swalayan yang tak mau identitasnya ditulis mengakui belum menarik produk yang dimaksud karena belum ada instruksi dari manajemen kantor pusat mereka.

“Kendati demikian, kami sudah dua hari ini menarik produk yang diduga mengandung lemak babi itu. Di toko kami ini hanya ada tiga merk dari empat merk yang di rilis BPOM,” sebut dia kepada sukabumiupdate.com, Senin (19/6).

"Customer kita bukan hanya orang Indonesia, kalau ada yang nanya pun kita menyarankan untuk tidak membeli," paparnya.

BACA JUGA: Tekan Peredaran Daging Oplosan, Polsek Parungkuda Kabupaten Sukabumi Sidak Pasar

Salah seorang penikmat mi ramen, Devia Herianto (16) menyarankan konsumen teliti sebelum membeli.

"Mungkin supermarket menyediakan produk itu, bukan hanya untuk pangsa pasar dalam negeri, atau bisa saja mereka menyediakan untuk non muslim. Namun agar tidak jadi polemik, memang harus jeli dalam membeli setiap produk,” ujarnya. 

Reporter: AMOY/Kontributor
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar