Sabtu, 18 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Empat Hari Hilang, Kakak Beradik Asal Bojongkerta Kabupaten Sukabumi Kirim Surat Terbuka Lewat Medsos

Rabu, 16 Agustus 2017 - 10:22:16 WIB


Empat Hari Hilang, Kakak Beradik Asal Bojongkerta Kabupaten Sukabumi Kirim Surat Terbuka Lewat Medsos
© Riansyah
Screenshot surat terbuka.

SUKABUMIUPDATE.com – Dua kakak beradik, Neng Pinda Mulawati (24 tahun) dan Sivia Budiaman (17 tahun) warga Kampung Sukaresmi RT 02/05, Desa Bojongkerta, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menghilang entah kemana.

Keluarga pun dibuat cemas. Apalagi Neng Pinda Mulawati merupakan tulang punggung keluarga. Sementara Silvia Budiman masih duduk dibangku sekolah. Hingga kini tak ada yang tahu alasan kedua gadis itu meninggalkan rumah.

BACA JUGA: Sempat Hilang Dua Hari, Andika Warga Cibuntu Kabupaten Sukabumi Akhirnya Pulang Sendiri

Namun, pada Rabu (16/7/2017) membuat surat terbuka kepada keluarganya melalui media sosial facebook (FB).

Kami Ada Disini

SURAT TERBUKA UNTUK KELUARGA KU TERCINTA

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarokatuh

Dari : KEDUA PUTRIMU

- Neng Pinda Mulawati

- Silviana Budiman

Puji dan syukur kepada Allah Subhanahu Wataala. Shalawat dan salam senantiasa tercurah limpah kepada Rasulullah Shalallahu alaihi Wasalam.

Teruntuk ibunda tercinta...

Semoga Allah selalu menjagamu, melindungimu, menyayangimu, dan membimbingmu. Amiin

Ibunda...

Kami menulis pesan ini dengan penuh kesadaran dan kami memohon ampun kepada Allah Subhanahu Wataala.

Ibunda..

Kami ingin menyampaikan bahwa kami ada disini. Tolong, tolong jangan khawatirkan kami ibunda. Kami Alhamdulilah baik-baik saja, Allah selalu menjaga kami.

Maafkan kami yang tidak sempat mengecup kedua tanganmu sebelum kami pergi. Namun, kepergian kami bukan atas dasar apapun atau siapapun. Demi Allah Demi Rasulullah kami tidak mempunyai masalah dengan apapun dan siapapun. Tindakan ini kami lakukan benar-benar karena atas keinginan kami sendiri dan kesadaran kami. Kami perlu beruzlah (Mengasingkan Diri) untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Jangan mengkhawatirkan kami, ibunda..

Jangan menyebarkan informasi tentang kepergian kami, atau pun hilangnya kami..

Kami ada ibunda.. kami ada ibunda.. Dan kami Alhamdulilah baik-baik saja dalam lindungan Allah Subhanahu Wataala.

Apalagi terlintas di fikiran ibunda untuk melapor ke polisi atas kepergian kami ..

Ini murni bukan tindakan kriminalitas ibunda..

Dapatkah ibunda bayangkan apabila ibunda melaporkan kami ke polisi, maka kami akan menjadi orang yang dicari?

Dapatkah ibunda bayangkan kami menjadi buronan (Daftar Pencarian Orang) oleh polisi sedang kami tidak melakukan kriminalitas?

Ibunda..

Kami ada disini...kami ada..janganlah mengkhawatirkan kami...

Pesan ini kami sampaikan semata mata agar hati ibunda tenang, bahwa kami masih hidup,kita masih satu bumi ibunda.

Maafkan kami yg selama dua hari terakhir ini kami belum memberi kabar, Karena sinyal kami disini kurang bagus, ibunda.

Reporter: RIANSYAH/Kontributor
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar