Sabtu, 18 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Ekonomi

DPC GSBI Sukabumi: UMK Tahun 2018 Dipastikan Naik 8,71 Persen
APBD Kabupaten Sukabumi Rp3,161 T, Ini Komposisinya
Ini Cara Ribuan Karyawan PT Muara Tunggal Kabupaten Sukabumi Tolak Rentenir
Disedot Online, Penumpang Angkutan Umum di Kota Sukabumi Berkurang Hingga 80 Persen
Di Sukabumi, si Pleci Bisa Seharga Motor Sport
Anda Perlu Ayam Kampung? Datanglah ke Cicantayan Kabupaten Sukabumi
Mengintip Masa Depan Jampang dari Secangkir Kopi
Seluruh Tol Bocimi Ditargetkan Selesai 2019
Kisah Pelipur Lara di Gang Lipur Kota Sukabumi
Dari Nyalindung Menuju Pasar Teh Dunia


Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah Paling Tajam Se-Asia

Selasa, 12 September 2017 - 21:00:03 WIB


Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah Paling Tajam Se-Asia
© Youtube.com
Ilustrasi Rupiah dan Dolar.

SUKABUMIUPDATE.com - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Selasa, 12 September 2017, ditutup melemah 0,22 persen atau 29 poin ke level Rp 13.156 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.176–Rp13.225 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi di saat mayoritas mata uang lainnya di kawasan Asia juga bergerak melemah. Namun, pelemahan rupiah merupakan yang terdalam.

Yen Jepang terpantau melemah 0,31 persen, ringgit Malaysia turun 0,23 persen, dan peso Filipina melemah 0,13 persen.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau menguat 0,01 persen atau 0,01 poin ke 91,885 pada pukul 16.44 WIB.

Posisi terhadap dolar telah membengkak ke level rekor dalam beberapa bulan terakhir karena data ekonomi yang lemah dan penggantian pejabat Federal Reserve telah membuat pasar memperpanjang taruhan bahwa suku bunga AS tidak mungkin naik dalam waktu dekat.

"Tidak ada yang fundamental yang berubah mengenai prospek dolar, yaitu bahwa pasar telah menjadi lebih skeptis terhadap keinginan Fed untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat dan data inflasi Kamis dapat meningkatkan probabilitas tersebut," kata Antje Praefcke, analis valuta asing Commerzbank AG.

Sebelumnya, pada Selasa pagi, 12 September 2017, nilai tukar rupiah dibuka pada posisi Rp 13.175 per dolar AS setelah mengalami pelemahan sebesar 10 poin.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: Ekonomi

Berikan Komentar