Minggu, 20 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Kecelakaan Maut Jalan Raya Cimande Menyisakan Luka Mendalam Bagi Keluarga Pengendara Mobil Brio
Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Hino Pengangkut Pasir Hantam Lima Mobil, 3 orang Meninggal 3 orang Luka
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi
Kronologi Kasus Pembunuhan Oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Diduga Dibawa Kabur Pria Kenalan di Medsos, Nur Janah (mencaricinta Illahi) Warga Sukaraja Dua Bulan Hilang
Belum Terima THR, Ratusan Pegawai Garmen Mogok Bekerja
Apakah Warga Sukabumi Masih Ingat, Ada Apa dengan 4 Desember?


Djarot Akan Bangun Trotoar Lebar dari Ratu Plaza Hingga Monas

Minggu, 13 Agustus 2017 - 09:29:03 WIB


Djarot Akan Bangun Trotoar Lebar dari Ratu Plaza Hingga Monas
© Dok Sukabumiupdate.com
Ilustrasi SU.

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berencana membangun trotoar dengan ukuran lebar dari Ratu Plaza di Jalan Jenderal Soedirman hingga ke Monumen Nasional. Trotoar ini akan mencapai panjang hingga 7,7 kilometer.

Djarot mengatakan nantinya bus Transjakarta bisa menurunkan penumpang di trotoar tersebut di tempat yang telah ditentukan. Pemerintah DKI, kata Djarot sudah mempunyai bus Transjakarta yang desainnya bisa menurunkan penumpang di trotoar.

"Bus TransJakarta (nantinya) bisa ke trotoar itu dan kemudian kami kan sudah beli bus TransJakarta yang lower deck, sehingga bisa turun dan mudah sekali untuk ke trotoar," kata Djarot saat ditemui dalam acara kampanye Yuk ke Monas, di Kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu malam, (12/8/2017).

Djarot membayangkan trotoar ini nantinya juga bisa digunakan warga untuk nongkrong. Untuk itu, kata dia, akan ada penambahan lampu di trotoar sehingga nyaman dan aman untuk duduk-duduk. "Rekreasi yang sehat, nyaman, yang juga bisa romantis, serta gratis," kata Djarot.

Adapun unutk pendanaan pembangunan, Djarot mengatakan Pemerintah Provinsi masih memiliki dana sisa dari pembangunan lain. Untuk proyek trotoar ini, Pemprov akan menggunakan dana sisa dari pembangunan Simpang Susun Semanggi.

Djarot mengaku tak mengkhawatirkan terkait keamanan di trotoar ini jika dibangun nanti. Jalan yang luas serta lampu terang benderang diharapkan cukup untuk mengatasi kerawanan di trotoar itu. Mantan Wali Kota Blitar itu mengatakan banyaknya closed circuit televison (CCTV) di sekitar lokasi, diharapkan juga dapat menambah keamanan di sana.

"Semua gerak-gerik yang mencurigakan warga Jakarta akan terpantau lewat Jakarta Smart City," kata dia. Meski begitu, kata dia, selain bergantung pada sistem, Djarot mengharapkan kesadaran warga agar tidak merusak trotoar itu nanti.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: NASIONAL

Berikan Komentar