Sabtu, 18 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Ditemukan Peta Perjalanan, Kakak Beradik Asal Bojongkerta Kabupaten Sukabumi Hampir Sebulan Belum Pulang

Senin, 21 Agustus 2017 - 13:27:18 WIB


Ditemukan Peta Perjalanan, Kakak Beradik Asal Bojongkerta Kabupaten Sukabumi Hampir Sebulan Belum Pulang
© Iwan Akar
Kampus STAI.

SUKABUMIUPDATE.com - Neng Vinda Mulawati sebelumnya ditulis Pinda (24 tahun) dan Silvina Budiaman (17 tahun) warga Kampung Sukaresmi RT 02/05, Desa Bojongkerta, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sudah hampir sebulan ini tidak pulang ke rumah orang tuanya.

Kakak beradik anak dari Dewi ini, diduga rela meninggalkan bangku kuliah dan bangku sekolah, demi jihad ke Suriah. Padahal, Neng Vinda, - panggilan Dewi kepada anak sulungnya - merupakan tulang punggung keluarga.

BACA JUGA: Empat Hari Hilang, Silviana Budiman Asal Bojongkerta Kabupaten Sukabumi Ternyata Pelajar Berprestasi di SMK Albarokah

Berdasarkan keterangan yang diterima Senin (21/8/2017), Neng Vinda dan adiknya Silvina diduga pergi ke Jakarta. Hal itu diperkuat dari peta pemberangkatan yang diterima Dewi dari tempat kerja Vinda.

“Saat membuka komputer di tempat kerjanya, teman anak saya menemukan peta, dan diberikan ke saya,” singkat Dewi.

Namun temuan itu belum ditindaklanjuti ke pihak Kepolisian dengan alasan masih belum cukup data dan informasi yang akurat mengenai keberadaan kedua anaknya itu. Dewi mengaku pasrah, dan meminta bantuan masyarakat mencari kedua anaknya itu.

BACA JUGA: Sebelum Hilang, Kakak Beradik Asal Bojongkerta Kabupaten Sukabumi Pernah Ajak Keluarga Jihad ke Suriah

Sementara Dina Nurwaidah (19 tahun) teman sekampus Neng Vinda, mengaku, di dalam ruang kelas perkuliahan, Vinda yang tercatat sebagai mahasiswi semester lima program strata satu (S1) STAI Lio Balandongan, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, sering berdebat dengan teman dan dosen.

Dina menerangkan Vinda mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam, dan merupakan mahasiswi kelas karyawan, dengan jadwal perkuliahan Sabtu dan Minggu.

BACA JUGA: Empat Hari Hilang, Kakak Beradik Asal Bojongkerta Kabupaten Sukabumi Kirim Surat Terbuka Lewat Medsos

“Sosok wanita pendiam, namun paling aktif berdebat dengan teman sekampus maupun dosen. Ia selalu menggunakan jilbab panjang warna hitam,” tutur Dina.

Dina menambahkan Vinda memiliki dua teman akrab bernama Emi dan Empit. “Kedua wanita itu, teman kerja Vinda,” terang dia. 

Reporter: IWAN AKAR/Kontributor
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar