Selasa, 26 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Polisi Tangkap Pembunuhan Sadis Egi Adi Wiguna Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Sadis, Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi Tewas Penuh Luka Tusuk
Dianiaya, Pemuda Asal Tipar Kota Sukabumi Tewas Mengenaskan
Ini Kronologi Penganiayaan Warga Tipar Kota Sukabumi Hingga Tewas
Mengaku Kesal Sering Dipalak, Kakak Beradik Ini Bunuh Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Biadab, Bapak Bejad Asal Warungkiara Kabupaten Sukabumi Tega Gagahi Dua Anak Kandung Sejak Kelas IV SD Hingga Melahirkan
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK


Ditemukan, Guru SMA yang Hilang di Curug Ciheulang Kabupaten Sukabumi Selamat dan Dievakuasi

Selasa, 12 September 2017 - 21:13:02 WIB


Ditemukan, Guru SMA yang Hilang di Curug Ciheulang Kabupaten Sukabumi Selamat dan Dievakuasi
© Istimewa
Yusuf Iskandar, tengah mendapat perawatan medis usai ditemukan tim SAR gabungan di aliran sungai Ciheulang, Desa Pasirdatar, Kecamatan Caringin, Selasa (12/9/2017).

SUKABUMIUPDATE.com - Yusuf Iskandar (40 tahun), guru SMA yang hilang di Curug Ciheulang, sejak Sabtu (9/9/2017) akhirnya ditemukan dan dalam kondisi selamat, pada Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 10.00 WIB di aliran sungai Ciheulang, Desa Pasirdatar, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, oleh tim SAR gabungan.

Informasi yang diperoleh dari BASARNAS, tim SAR gabungan menemukan Yusuf, dalam kondisi selamat dan baik, namun ada luka-luka kecil karena duri dan lecet. Kemudian Yusuf pun dievakuai dengan motor menuju titik pemberhentian pertama, sekitar 14.45 WIB, dan dilanjutkan menggunakan mobil ambulans menuju Rumah Sakit Betha Medika, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Guru yang Hilang di Curug Ciheulang Kabupaten Sukabumi, Akhirnya Ditemukan

Jumlah tim SAR gabungan yang berhasil menyelamatkan korban, sebanyak 30 orang, dan dibagi jadi dua SRU (Search and Rescue Unit). Yaitu SRU pertama menelusuri lokasi yang dicurigai adanya jejak, seperti bekas orang terpeleset, dan SRU kedua menyisir area Curug Ciheulang.

Sementara untuk sisanya, yaitu tim support yang tujuh orang lagi standby di posko untuk mendorong logistik ke lokasi SRU pertama, dan kedua. Jumlah SRU yang terlibat dalam pencarian ini, totalnya 23 orang, dan ditambah SAR gabungan yang menyelamatkan Yusuf berjumlah 63 orang.

BACA JUGA: Tim SAR Sukabumi masih Cari Keberadaan Yusuf, Korban Hilang di Curug Ciheulang

Sebelum dievakuasi menuju Rumah Sakit Betha Medika, Yudi mengaku tersesat dari rombongan karena kelelahan dan panik, sebab hari sudah mendekati maghrib. Untuk bertahan hidup selama tersesat, Yusuf hanya memanfaatkan dedaunan, dan air sungai, buat bertahan hidup.

"Kemarin itu kan ada rombongan yang akan ke Curug Ciheulang, terus saya ikut. Cuma pas naik dari curugnya, saya kelelahan, jadi agak shock karena takut tertinggal. Pas mau sore, saya panik, lari ke seberang, kemudian turun ke semacam jurang, dan mengikuti alur sungai. Dikira mau ke Pasirdatar lagi, padahal, itu jalan buntu. Saya cuma makan daun, sama air sungai, terus malam pertama kehujanan, dan menginap di dekat sungai,” bebernya, kepada sukabumiupdate.com, di sela-sela istirahatnya.

BACA JUGA: Ini Tanggapan Rekan Kerja Yusuf, Korban Hilang di Curug Ciheulang Kabupaten Sukabumi

Informasi terakhir, Yusuf Iskandar telah pulang ke rumahnya dan sudah bertemu keluarganya, setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Betha Medika.

Reporter: REIHAN GHIFARI/Kontributor
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar