Senin, 20 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Guru Ngaji di Ciemas Kabupaten Sukabumi

Kamis, 12 Januari 2017 - 15:14:33 WIB


Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Guru Ngaji di Ciemas Kabupaten Sukabumi
© Surya Adam
Jasad korban saat tiba di BLUD Sekarwangi untuk otopsi.

SUKABUMIUPDATE.com - Lima pemuda ditangkap Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi dan Kepolisian Sektor (Polsek) Ciemas, karena diduga terlibat pembunuhan Mumuh (60) warga Kampung Cilangkop RT 02/04, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Kelima pemuda itu ditangkap di lokasi dan waktu berbeda, pada Rabu (11/1) dan Kamis (12/1). Kelima pemuda berinisial Rus (32) dan Sar (46) warga Kampung Cilangkop RT 02/04, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Jab (25) warga Kampung Bojongsawah RT 04/07, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap; Yad (36) warga Kampung Pasirbaru  RT 05/09, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, dan tersangka Dan (30) yang hingga sore ini masih dibawa petugas untuk pengembangan kasus.

BACA JUGA:

Dokter Forensik: Kekerasan di Kepala, Penyebab Tewas Petani Ciemas Kabupaten Sukabumi

Anak Petani Ciemas Kabupaten Sukabumi: Ayah Guru Ngaji, Kenapa Dibunuh?

“Kelima terduga pelaku ini masih diperiksa di ruang Reskrim Polres. Kita ingin dalami lagi motif, modus dan semua barang buktinya. Nanti kita ekpos ke media,”jelas Kapolres Sukabumi, AKBP M Ngajib melalui chat whatsap kepada sukabumiupdate.com, Kamis.

M Ngajib belum memberikan keterangan terkait isu santer yang beredar bahwa korban Mumuh dibunuh karena dituduh dukun santet. “Nantilah kita buka semua, mereka baru diamankan masih diperiksa intensif,” lanjut Ngajib.

Keluarga sendiri sangat marah dengan gerakan para pelaku yang menuduh Mumuh sebagai dukun santet. Keluarga menegaskan, Mumuh adalah guru ngaji dan mantan guru madrasah yang saat ini kegiatannya hanya bertani.

Reporter: SURYA ADAM
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar