Jumat, 28 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi


Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Guru Ngaji di Ciemas Kabupaten Sukabumi

Kamis, 12 Januari 2017 - 15:14:33 WIB


Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Guru Ngaji di Ciemas Kabupaten Sukabumi
© Surya Adam
Jasad korban saat tiba di BLUD Sekarwangi untuk otopsi.

SUKABUMIUPDATE.com - Lima pemuda ditangkap Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi dan Kepolisian Sektor (Polsek) Ciemas, karena diduga terlibat pembunuhan Mumuh (60) warga Kampung Cilangkop RT 02/04, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Kelima pemuda itu ditangkap di lokasi dan waktu berbeda, pada Rabu (11/1) dan Kamis (12/1). Kelima pemuda berinisial Rus (32) dan Sar (46) warga Kampung Cilangkop RT 02/04, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Jab (25) warga Kampung Bojongsawah RT 04/07, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap; Yad (36) warga Kampung Pasirbaru  RT 05/09, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, dan tersangka Dan (30) yang hingga sore ini masih dibawa petugas untuk pengembangan kasus.

BACA JUGA:

Dokter Forensik: Kekerasan di Kepala, Penyebab Tewas Petani Ciemas Kabupaten Sukabumi

Anak Petani Ciemas Kabupaten Sukabumi: Ayah Guru Ngaji, Kenapa Dibunuh?

“Kelima terduga pelaku ini masih diperiksa di ruang Reskrim Polres. Kita ingin dalami lagi motif, modus dan semua barang buktinya. Nanti kita ekpos ke media,”jelas Kapolres Sukabumi, AKBP M Ngajib melalui chat whatsap kepada sukabumiupdate.com, Kamis.

M Ngajib belum memberikan keterangan terkait isu santer yang beredar bahwa korban Mumuh dibunuh karena dituduh dukun santet. “Nantilah kita buka semua, mereka baru diamankan masih diperiksa intensif,” lanjut Ngajib.

Keluarga sendiri sangat marah dengan gerakan para pelaku yang menuduh Mumuh sebagai dukun santet. Keluarga menegaskan, Mumuh adalah guru ngaji dan mantan guru madrasah yang saat ini kegiatannya hanya bertani.

Reporter: SURYA ADAM
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar