Sabtu, 21 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Dicabuli Paman Sendiri, Siswi SD di Pabuaran Kabupaten Sukabumi Alami Traumatik

Rabu, 08 Februari 2017 - 17:09:12 WIB


Dicabuli Paman Sendiri, Siswi SD di Pabuaran Kabupaten Sukabumi Alami Traumatik
© Rozak Daud
Korban dan keluarganya.

SUKABUMIUPDATE.com - NNS (8) siswa salah satu sekolah dasar, warga Kampung Cibeber, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban tindak asusila anggota keluarganya sendiri.

Aksi bejad yang terjadi pada tanggal 20 Januari 2017 silam itu, hingga saat ini menyisakan ketakutan dan traumatik mendalam pada diri korban.

“Kalau dirumah suka murung, emosi tidak terkontrol, suka takut. Sering mengeluh perutnya sakit,” ungkap ayah korban Hasan (35) yang ditemui sukabumiupdate.com, di rumahnya, Rabu (8/2).

BACA JUGA:

Nyaris Diperkosa, Wanita di Pinggir Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi Diimingi Gaji Rp1,2 Juta

Perempuan Asal Bogor Ditemukan Menangis di Emperan Toko di Kota Sukabumi

Bohongi Gadis Dibawah Umur, Ujang Kantong Warga Palabuhanratu Ditangkap Polisi

Lanjut Hasan, pasca kejadian pelecekan seksual yang dilakukan oleh pamannya sendiri, korban dibawa ke Rumah Sakit Palabuhanratu oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi. Setelah divisum, korban dibawa pulang ke rumah.

“Sudah masuk sekolah lagi tapi maunya diantar dan ditunggui sampai jam belajar beres, dia masih takut,” lanjut Hasan.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas ini tak menyangka, adik iparnya DD tega melakukan pelecehan seksual pada korban. “Saya sakit hati, pelakunya adik ipar saya. Dia kabur dan belum ketangkap. Semoga dihukum berat,” pungkas Hasan.

Reporter: ROZAK DAUD
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar