Senin, 21 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi


Dicabuli Paman Sendiri, Siswi SD di Pabuaran Kabupaten Sukabumi Alami Traumatik

Rabu, 08 Februari 2017 - 17:09:12 WIB


Dicabuli Paman Sendiri, Siswi SD di Pabuaran Kabupaten Sukabumi Alami Traumatik
© Rozak Daud
Korban dan keluarganya.

SUKABUMIUPDATE.com - NNS (8) siswa salah satu sekolah dasar, warga Kampung Cibeber, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban tindak asusila anggota keluarganya sendiri.

Aksi bejad yang terjadi pada tanggal 20 Januari 2017 silam itu, hingga saat ini menyisakan ketakutan dan traumatik mendalam pada diri korban.

“Kalau dirumah suka murung, emosi tidak terkontrol, suka takut. Sering mengeluh perutnya sakit,” ungkap ayah korban Hasan (35) yang ditemui sukabumiupdate.com, di rumahnya, Rabu (8/2).

BACA JUGA:

Nyaris Diperkosa, Wanita di Pinggir Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi Diimingi Gaji Rp1,2 Juta

Perempuan Asal Bogor Ditemukan Menangis di Emperan Toko di Kota Sukabumi

Bohongi Gadis Dibawah Umur, Ujang Kantong Warga Palabuhanratu Ditangkap Polisi

Lanjut Hasan, pasca kejadian pelecekan seksual yang dilakukan oleh pamannya sendiri, korban dibawa ke Rumah Sakit Palabuhanratu oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi. Setelah divisum, korban dibawa pulang ke rumah.

“Sudah masuk sekolah lagi tapi maunya diantar dan ditunggui sampai jam belajar beres, dia masih takut,” lanjut Hasan.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas ini tak menyangka, adik iparnya DD tega melakukan pelecehan seksual pada korban. “Saya sakit hati, pelakunya adik ipar saya. Dia kabur dan belum ketangkap. Semoga dihukum berat,” pungkas Hasan.

Reporter: ROZAK DAUD
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar