Jumat, 23 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Desaku

Terinspirasi The Raid, Pemuda Surade Produksi Film
Sistem ZIS Desa Nanggerang Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan Lazisnu Indonesia
Jembatan Unik di Jampang Tengah, Bisa Dibongkar Pasang Dalam Satu Hari
Pemuda Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda Sulap Masalah Jadi Berkah
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Cibangkong Belum Pernah Diaspal
Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
250 Warga Miskin Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi Dapat KK Gratis
47 Desa di Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan
Jalan Cigenduk Jampang Tengah Jadi Kubangan Kerbau
Soal ZIS, Pemkot Bandung Berguru ke Nangerang Kecamatan Cicurug


Desa Cisaat Kecamatan Cicurug Bekali Skill Pemuda Pengangguran

Rabu, 11 Januari 2017 - 11:20:12 WIB


Desa Cisaat Kecamatan Cicurug Bekali Skill Pemuda Pengangguran
© Rawin Soedaryanto
Pelatihan jahit-menjahir di Desa Cisaat Kecamatan Cicurug.

SUKABUMIUPDATE.com - Untuk memberdayakan masyarakat khususnya generasi muda pengangguran, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi menggelar pelatihan ketrampilan. Salah satu yang saat ini sedang digenjot dan banyak dimininati adalah pelatihan jahit-menjahit untuk pemuda yang kurang beruntung karena menganggur.

“Kita bekali para pemuda agar mereka juga punya kesempatan kerja di pabrik  garmen. Selama inikan pabrik banyak rekrut perempuan karena untuk pekerjaan jahir menjahit, kedepannya jangan ada lagi ada perbedaan, laki-laki juga bisa menjahit, bahkan lebih bisa,” ungkap Kepala Desa Cisaat, Nanak Sukron kepada sukabumiupdate.com, Rabu (11/1).

Nanak mengaku gelisah dengan angka pengangguran di desanya yang terus meningkat dari tahun ke tahun, karena angkatan kerja baru tidak terserap oleh kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Sukabumi. Desa kemudian mengganteng sejumlah instruktur untuk memberikan pelatihan singkat namun efektif, agar para pemuda pengangguran memiliki ketrampilan mumpuni.

Alhamdulilah, baru berjalan beberapa bulan, peserta pelatihan ini sudah mencapai 52 orang. “Artinya mereka mayoritas lulusan sekolah menengah pertama ini, punya keinginan untuk bisa memiliki skill khusus di bidang menjahit , dan siap bersaing dengan perempuan dibidang garmen,” lanjut Nanak.

Ahmad Sidik, (21) pemuda Kampung Cipari RT 04/02, salah seorang peserta pelatihan ini, mengaku sangat tertolong dengan program desa tersebut. “Saya lulusan tsnawiyah, nganggur sudah hampir dua tahun. Pengen kerja. Alhamdulilah desa ada program ini,” ujar Sidik.

Dari 52 peserta pelatihan, tiga di antaranya adalah perempuan yang juga ikut pelatihan menjahit ini. Pelatihan di mulai dari pukul, 08,00 hingga 17,00 WIB, selama seminggu.

Reporter: RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar