Senin, 25 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Polisi Tangkap Pembunuhan Sadis Egi Adi Wiguna Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Sadis, Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi Tewas Penuh Luka Tusuk
Dianiaya, Pemuda Asal Tipar Kota Sukabumi Tewas Mengenaskan
Ini Kronologi Penganiayaan Warga Tipar Kota Sukabumi Hingga Tewas
Mengaku Kesal Sering Dipalak, Kakak Beradik Ini Bunuh Warga Cibatu Kabupaten Sukabumi
Biadab, Bapak Bejad Asal Warungkiara Kabupaten Sukabumi Tega Gagahi Dua Anak Kandung Sejak Kelas IV SD Hingga Melahirkan
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK


Datangi Mapolresta Sukabumi, Keluarga Korban Penganiayaan Hingga Tewas Bawa Saksi Kunci

Kamis, 14 September 2017 - 15:42:29 WIB


Datangi Mapolresta Sukabumi, Keluarga Korban Penganiayaan Hingga Tewas Bawa Saksi Kunci
© Garis Nurbogarullah
Peyidik tengah meminta keterangan para saksi di Mapolresta Sukabumi, Kamis (14/9/2017).

SUKABUMIUPDATE.com - Keluarga korban penganiayaan hingga meninggal dunia, sepekan lalu, Galih Nurhikmah (23 tahun), warga Jalan Tipar, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, membawa dua saksi baru dengan kuasa hukumnya ke Polresta Sukabumi, Kamis (14/9/2017).

Pantauan sukabumiupdate.com, ayah korban, Wawan Ridwan (61 tahun) mendatangi Polresta Sukabumi, sekitar pukul 12.05 WIB, bersama kuasa hukum, dan dua saksi baru, peritiwa terbunuhnya Galih, pekan lalu.

BACA JUGA: Tuntut Keadilan, Keluarga Korban Penganiayaan Hingga Tewas Warga Tipar Kota Sukabumi Datangi Polresta

"Kita membawa dua saksi baru untuk memperkuat bukti, dan mengungkap, apa yang sebenarnya terjadi. Agar bisa dikembangkan oleh kepolisian," terang Budi Rasimin, kuasa hukum keluarga korban kepada sukabumiupdate.com, saat mendampingi dua saksi, dan orang tua korban, di Mapolresta Sukabumi, siang tadi.

Kedua saksi tersebut, lanjut Budi, dalam perlindungannya, dan sebagai saksi kunci, karena saat kejadian ada di lokasi serta melihat langsung apa yang terjadi waktu itu.

BACA JUGA: Ini Kronologi Penganiayaan Warga Tipar Kota Sukabumi Hingga Tewas

"Dengan adanyan dua saksi baru ini, tidak menutup kemungkinan berpengaruh untuk penyelidikan, baik pelaku yang diperkirakan lebih dari 10 orang, maupun motif penganiayaannya," tandasnya.

Sebagaimana keinginan keluarga korban, sambung Budi, keadilan dapat ditegakkan, sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

BACA JUGA: Kapolresta Sukabumi: Motif Pembunuhan Warga Tipar, Murni Rebutan Lapak Pasar Pelita

"Kita lihat perkembangan dari penyidik, mengembangkan kasus ini seperti apa? Oleh karena itu, kepolisian juga harus pro aktif, bahkan kita akan mencari saksi lain lagi," tegasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar