Jumat, 24 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil


Datangi Mapolresta Sukabumi, Keluarga Korban Penganiayaan Hingga Tewas Bawa Saksi Kunci

Kamis, 14 September 2017 - 15:42:29 WIB


Datangi Mapolresta Sukabumi, Keluarga Korban Penganiayaan Hingga Tewas Bawa Saksi Kunci
© Garis Nurbogarullah
Peyidik tengah meminta keterangan para saksi di Mapolresta Sukabumi, Kamis (14/9/2017).

SUKABUMIUPDATE.com - Keluarga korban penganiayaan hingga meninggal dunia, sepekan lalu, Galih Nurhikmah (23 tahun), warga Jalan Tipar, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, membawa dua saksi baru dengan kuasa hukumnya ke Polresta Sukabumi, Kamis (14/9/2017).

Pantauan sukabumiupdate.com, ayah korban, Wawan Ridwan (61 tahun) mendatangi Polresta Sukabumi, sekitar pukul 12.05 WIB, bersama kuasa hukum, dan dua saksi baru, peritiwa terbunuhnya Galih, pekan lalu.

BACA JUGA: Tuntut Keadilan, Keluarga Korban Penganiayaan Hingga Tewas Warga Tipar Kota Sukabumi Datangi Polresta

"Kita membawa dua saksi baru untuk memperkuat bukti, dan mengungkap, apa yang sebenarnya terjadi. Agar bisa dikembangkan oleh kepolisian," terang Budi Rasimin, kuasa hukum keluarga korban kepada sukabumiupdate.com, saat mendampingi dua saksi, dan orang tua korban, di Mapolresta Sukabumi, siang tadi.

Kedua saksi tersebut, lanjut Budi, dalam perlindungannya, dan sebagai saksi kunci, karena saat kejadian ada di lokasi serta melihat langsung apa yang terjadi waktu itu.

BACA JUGA: Ini Kronologi Penganiayaan Warga Tipar Kota Sukabumi Hingga Tewas

"Dengan adanyan dua saksi baru ini, tidak menutup kemungkinan berpengaruh untuk penyelidikan, baik pelaku yang diperkirakan lebih dari 10 orang, maupun motif penganiayaannya," tandasnya.

Sebagaimana keinginan keluarga korban, sambung Budi, keadilan dapat ditegakkan, sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

BACA JUGA: Kapolresta Sukabumi: Motif Pembunuhan Warga Tipar, Murni Rebutan Lapak Pasar Pelita

"Kita lihat perkembangan dari penyidik, mengembangkan kasus ini seperti apa? Oleh karena itu, kepolisian juga harus pro aktif, bahkan kita akan mencari saksi lain lagi," tegasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar