Sabtu, 22 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Ekonomi

Disedot Online, Penumpang Angkutan Umum di Kota Sukabumi Berkurang Hingga 80 Persen
APBD Kabupaten Sukabumi Rp3,161 T, Ini Komposisinya
Ini Cara Ribuan Karyawan PT Muara Tunggal Kabupaten Sukabumi Tolak Rentenir
Seluruh Tol Bocimi Ditargetkan Selesai 2019
Mengintip Masa Depan Jampang dari Secangkir Kopi
Di Sukabumi, si Pleci Bisa Seharga Motor Sport
Anda Perlu Ayam Kampung? Datanglah ke Cicantayan Kabupaten Sukabumi
Kisah Pelipur Lara di Gang Lipur Kota Sukabumi
Kenikmatan Sebuah Meja Cooking Class di Kota Sukabumi
Dari Nyalindung Menuju Pasar Teh Dunia


Dari Nyalindung Menuju Pasar Teh Dunia

Sabtu, 27 Agustus 2016 - 16:29:16 WIB


Dari Nyalindung Menuju Pasar Teh Dunia
© ROZAK/sukabumiupdate.com
Produk teh dari perkebunan rakyat di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMIUPDATE.COM - Produk unggulan perkebunan teh rakyat di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi mulai menembus pasar kuliner dunia. Bahan baku teh putih yang menjadi ikon perkebunan rakyat Nyalindung bahkan menjadi langganan industri kuliner di sejumlah negara penikmat minuman teh.

Bernaung dibawah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sugih Tani, produksi teh putih terus digenjot warga Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Pembibitan, penanaman hingga penanganan pascapanen, menjadi kunci utama berlangsungnya usaha rakyat untuk menembus pasar dunia.

Kualitas daun teh yang ditanam warga Nyalindung dengan pengolahan pascapanen dengan metode alami menjadi keunggulan teh Nyalindung.

“Produk unggulan kami teh putih, teh hitam dan teh hijau yang alhamdulilah sudah diakui dan dipercaya konsumen dari luar negeri," ungkap Andi Suherlan (34) pengelola kebun teh rakyat Nyalindung kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (27/8).

Ratu Rosa adalah merk dagang dari sejumlah produk unggulan perkebunan teh di Kecamatan Nyalindung ini. Sayangnya para petani yang menjadi produsen, hanya mampu melempar bahan setengah jadi atau bahan baku level dua, karena keterbatasan modal produksi khususnya teknologi pendukung.

“Teh siap saji hanya diproduksi untuk kebutuhan promosi seperti pameran baik ditingkat lokal, nasional hingga mancanegara. Kami sering mengirim sampel bahan setengah jadi ke Eropa dan Timur Tengah,” tambah Andi.

Saat ini, Andi dan petani teh Nyalindung berharap bisa menarik investasi lebih besar untuk mengembangkan potensi perkebunan rakyat ini.

“Kami optimis bisa memasarkan produk teh siap minum secara bebas, kami sedang mengajukan perizinan dari kementerian kesehatan dan sekarang masih dalam proses," kata Andi Suherlan.

Reporter: ROZAK DAUD/kontributor
Redaktur: FIT NW
Penyunting: RESITA NOVIANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: Ekonomi

Berikan Komentar