Jumat, 28 April 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Dari Ciaul Kota Sukabumi, Say it with Flowers

Jumat, 17 Februari 2017 - 08:19:38 WIB


Dari Ciaul Kota Sukabumi, Say it with Flowers
© Bagea Awi Dan Heni
Buah tangan dari sapu tangan bahan handuk warna-warni.

SUKABUMIUPDATE.com - Say it with flowers, itulah ungkapan yang sering kita dengar untuk mengungkapkan sesuatu pada seseorang. Bungalah yang selalu mewakili perasaan kita terhadap seseorang yang kita kasihi dan membuatnya sangat berarti dalam hidup Anda.

Selama beberapa waktu orang mengelompokan bunga sesuai dengan artinya. Bunga juga bisa kita manfaatkan dan menolong kita sebagai wakil untuk mengungkapkan perasaan yang tak mampu disampaikan lewat kata-kata. Dalam momen tertentu, bunga juga lazim digunakan sebagai ungkapan terimakasih.

Di Jalan RA Kosasih, Kota Sukabumi, tepatnya di Gang H. Juwaeni RT 02/03, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, terdapat usaha rumahan yang memproduksi berbagai macam buah tangan. “Ini pesanan dari warga Bojonggenteng (Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi-red),” terang Tety Maryunati (42), Jumat (17/2).

BACA JUGA:

Ketika Hijaber Sukabumi Mewakilkan Momen Bahagia Lewat Bunga

Fonna Melania: Batik Lokatmala, Representasi Sukabumi dalam Sehelai Kain

Antara Melukis Naturalis, Pendidikan Sukabumi, dan Kodrat Wanita

Lebih jauh, kepada sukabumiupdate.com, Tety menjelaskan, apapun bisa dibuat cideramata. “Ini bahannya dari sapu tangan bahan handuk yang diberi tambahan dahan dan daun. Setelah itu nanti dikemas lagi dengan lilitan plastik bening,” seraya memperlihatkan buah tangan berwarna-warni sejenis bunga tulip kuncup.

Ditambahkan istri dari Zenal Asikin (45) dan ibu dari Kholfi Auladi Fadlullah (20), Khansa Syadika Khoerunnisa (17) itu, ada banyak buah tangan bisa dibuatnya. “Bisa dari bahan gelas dengan sentuhan bahan lain. Selalu dipilih model bunga karena relatif bisa diterima semua kalangan,” jelas ibu dari bungsu Salwa Miratus Salihah (11) itu.

Namun begitu, Tety enggan menjelaskan soal harganya produksi buah tangan karyanya. “Kalau soal harga, biasanya sih nego langsung dengan pemesan,” pungkasnya.

Reporter: BAGEA AWI DAN HENI/Kontributor
Redaktur: ANISA SITI RIZKIA
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

DPD PAN Kabupaten Sukabumi: Hancur, Jika Pemerintah Tidak Bermitra dengan Orang Kritis
Promoted Content

DPD PAN Kabupaten Sukabumi: Hancur, Jika Pemerintah Tidak Bermitra dengan Orang Kritis