Jumat, 24 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Edukasi

Mahasiswa Nusa Putra Presentator Seminar "Alternative Energy for ASEAN in the Future" di Singapura
SMK Bisa, SMK Pasim Luar Biasa
Nusa Putra Duta Kerjasama PT Indonesia dan Kazakhstan
Kuliah Dua Tahun di Sukabumi dan Dua Tahun di Korea
Pelajar Asal Jepang Berbagi Ilmu di SD Negeri Manggis, Kabupaten Sukabumi
SMK di Sukabumi Rancang Robot Terbang dan Pengintai
Lagi, Pelajar Sukabumi Dapatkan Beasiswa SCG
Ratusan Alumni STH Pasundan Sukabumi Kumpul Bareng
Mahasiswa Mahasiswi DKV STT Nusa Putra Borong Gelar Juara pada HUT ke-103 Kota Sukabumi
Harus Menginap untuk Ikuti UN, Dua Siswi SDN Cirengrang Kabupaten Sukabumi


Dara Asal Citamiang Kota Sukabumi Ini Gagas Rumah Belajar Teh Iput

Rabu, 06 September 2017 - 01:45:44 WIB


Dara Asal Citamiang Kota Sukabumi Ini Gagas Rumah Belajar Teh Iput
© Dimas DR
Eriana Putri Nuramadani, tengah memberikan sambutan dalam salah satu acara.

SUKABUMIUPDATE.com - Lingkungan sekitar, harus mendukung tumbuh kembang anak, hingga anak mampu tumbuh dengan baik, memiliki rasa hormat, cinta kasih, berani, serta kreatif. Setidaknya, itu yang ada di benak Eriana Putri Nuramadani (21 tahun).

Besar di lingkungan padat penduduk, di Jalan Pemuda Gang Hikmat I, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, membuat Eri, sapaan akrabnya, putri sulung dari pasangan suami istri (Pasutri) Bangbang Herianto, dan Ayat Rohyati tersebut, akrab dengan kondisi masyarakat perkotaan saat ini.

BACA JUGA: Asyiknya Lomba Makan Kerupuk di TK Aisyiyah Pasirhalang Kabupaten Sukabumi

Ia pun hapal, seperti apa kondisi anak-anak yang besar dalam lingkungan permukiman padat dengan segala permasalahan yang ada di dalamnya. Sementara, menurutnya lingkungan harus mendukung tumbuh kembang anak, hingga anak dapat tumbuh dengan baik, lingkungan harus mampu membentuk anak yang memiliki rasa hormat, penuh cinta kasih, berani menyampaikan gagasan, dan tentu saja kreatif.

Hal tersebut yang mendorong anak pertama dari dua bersaudara ini bersama beberapa temannya menggagas berdirinya Rumah Belajar Teh Iput (RBTI) pada dua tahun lalu, tepatnya, 25 Mei 2015. Dengan memanfaatkan bagian samping rumahnya yang tidak terlalu besar di Gang Hikmat yang padat, ia pun mengajak anak-anak kecil di sekitar rumah tinggalnya untuk mengisi waktu mereka, sambil bermain, dan belajar.

BACA JUGA: HIMPAUDI Rayakan HUT XII di Karangtengah Kabupaten Sukabumi

Eri, dan Ayu Sofia Febriansyah (19 tahun) temannya, giliran menemani anak-anak belajar apa saja yang mereka inginkan. Seperti Selasa (5/9/2017) sore, ada sekitar lima orang anak kecil sedang belajar ditemani Ayu, sementara Eri sendiri, terlihat mempersiapkan diri menemani anak-anak lainnya. Tiga orang anak terlihat belajar membaca Al Quran, ditemani Ayu, dan seorang anak lainnya sedang berlatih menulis ejaan Bahasa Inggris. Sedangkan anak yang satunya lagi paling kecil hanya menonton teman-temannya belajar.

Salah seorang anak, Novita (7 tahun) mengaku rutin setiap jam empat sore datang ke rumah belajar ini. Hal tersebut dilakukannya, sejak ia masuk Sekolah Dasar (SD) beberapa bulan lalu. “Di sini diajarin baca sama Teh Ayu, kalau enggak, sama Teh Eri. Terus belajar Bahasa Inggris juga," ucap Novita, kepada sukabumiupdate.com, saat ditanya disela-sela belajarnya.

BACA JUGA: Rayakan Kemerdekaan RI Ke-72 Dengan Berbagi di Sekolah Alam Insan Cerdikian Al Insan Kabupaten Sukabumi

Suasana belajar yang tidak formal di RBTI itupun membuat anak-anak terlihat nyaman belajar. Aktivitas yang dilakukan di RBTI gratis, Eri, dan Ayu, melakukan semua ini secara sukarela. Buku-buku bacaan pun mereka dapatkan dari sumbangan teman-temannya, bahkan jika Eri, dan Ayu, ada keperluan, sejumlah temannya secara sukarela akan datang menggantikan mereka menemani anak-anak Citamiang belajar.

Sebab, selain mengajari anak-anak Citamiang, belajar secara sukarela, Eri juga berprofesi sebagai guru Wiyata Bhakti di SD Negeri Babakan Caringin. Eri bercerita, jika apa yang dilakukannya ini bukanlah apa-apa. Bahkan ia merasa malu, jika rumah belajarnya harus dipublikasikan.

“Lihat saja kang, tempatnya juga kecil, dan seadanya. Jangan dipublikasikan, saya malu," ujar Eri, dan justru kerendahan hatinya yang membuat sukabumiupdate.com, jadi kian tertarik dengan rumah belajar ini.

Di balik kesederhanaan sikap, dan penampilan Eri, merupakan seorang anak muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap anak-anak, tak salah jika Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dipora) Kota Sukabumi, mengganjarnya sebagai Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Tahun 2017.

BACA JUGA: Pelangi Nusantara Warnai Peringatan Hari Pramuka Ke-56 Kota Sukabumi

Namun, dibalik prestasi yang didapatnya itu, sesungguhnya Eri mengaku kawatir dengan lingkungan saat ini. Menurutnya, sepertinya anak-anak sudah kehilangan rasa hormat kepada orang tua, belum lagi lingkungan pergaulan saat ini membuat anak-anak semakin rentan terhadap segala sesuatu yang bersifat negatif, seperti kekerasan, penyalahgunaan Narkoba, hingga pelecehan seksual.

Eri berharap, rumah belajarnya bisa jadi awal pembentukan lingkungan yang sarat akan cinta kasih. “Saya hanya ingin Citamiang, di mana saya tinggal saat ini dapat menjadi lingkungan yang cinta anak," pungkasnya.

Reporter: DIMAS DR/Kontributor
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar