Sabtu, 29 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sainstek

Robot Seks Harmony Harganya Setara Mobil LCGC di Indonesia
Hujan Es di Bandung, Ini Perbedaannya dengan Salju
Remaja 19 Tahun Ini Raup Ratusan Juta Sebagai Gamer Profesional
Headphone Beat Meledak di Wajah, Apple Tolak Beri Kompensasi
Kembangkan Pesawat Jet, Honda Habiskan 1 Miliar Dolar AS
Mahasiswa Unibraw Kembangkan Alat Pendeteksi Kualitas Udara
Dua Alasan Nokia 3310 Klasik Tidak Berfungsi di AS
Samsung Galaxy S8 Dikabarkan Dilengkapi Fitur Pengenal Wajah
Mahasiswa Surabaya Bikin Alat Pengisi Biogas ke Tabung Melon
Hadapi Ransomware WannaCry, Jangan Hanya Andalkan Antivirus


Cegah WannaCry dan Petya, Periksa Komputer dengan Alat Ini

Sabtu, 01 Juli 2017 - 13:47:12 WIB


Cegah WannaCry dan Petya, Periksa Komputer dengan Alat Ini
© Quartz
Program malware ransomware wannaCRY yang menyerang komputer secera masal di 99 negara.

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah alat baru dapat memeriksa apakah komputer Anda rentan terhadap virus WannaCry yang menyerang komputer di seluruh dunia. Perangkat lunak bernama Eternal Blues itu dikembangkan oleh Elad Erez.

"Mayoritas korban WannaCry terbaru, NoPetya (Petya, GoldenEye atau apa pun), adalah bukan organisasi teknis, dan kadang hanya bisnis kecil yang tidak memiliki tim keamanan untuk membantu mereka menangani hal ini," tulis Erez di blog-nya sebagaimana dikutip Mashable, Sabtu (1/7). 

"Menjalankan Nmap, Metasploit [sebuah perangkat lunak pengujian penetrasi] (belum lagi produk yang lebih komersial) adalah sesuatu yang tidak pernah mereka lakukan. Saya bermaksud menciptakn alat satu tombol sederhana yang memberitahu Anda satu hal – sistem mana yang rentan dalam jaringan Anda," tambahnya.

Perangkat lunak gratis ini hanya memeriksa jaringan untuk melihat apakah mereka masih rentan terhadap EternalBlue.

"[Eternal Blues] membantu menemukan titik-titik dalam jaringan Anda, yang masih rentan terhadap EternalBlue,” tambah Erez. "Tekan saja tombol SCAN dan Anda akan segera mengetahui komputer Anda yang rentan dan mana yang tidak rentan. Itu saja."

Yang penting, Erez tidak hanya mengumpulkan data anonim berdasarkan hasil scan, tapi dia juga merinci cara untuk menonaktifkan fitur berbagi informasi ini untuk keamanan ekstra.

Dan jika Anda menemukan komputer Anda rentan, pastikan Anda menginstal Microsoft patch. Dan, seperti biasa, menjaga sistem operasi Anda selalu diperbarui.

Sebelumnya, setelah kelompok peretas Shadow Brokers membuang sebuah cache eksploitasi NSA yang dicuri pada bulan April lalu, komunitas keamanan cyber mengeluarkan peringatan mengerikan bahwa serangan WannaCry akan menjadi lebih buruk. Tapi kemudian Microsoft cepat menimpali bahwa kerentanan itu telah ditambal.

EternalBlue memungkinkan penyebaran maalware ke seluruh sistem komputer. Dan meskipun ada jaminan Microsoft, ternyata banyak orang dan organisasi tidak memperbarui komputer mereka dengan patch yang tersedia. WannaCry dan NotPetya, yang dibuat menggunakan EternalBlue, adalah hasilnya.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: SAINSTEK

Berikan Komentar