Minggu, 30 April 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Butuh 53 Ribu, Kabupaten Sukabumi Mendapat Dropping 10 Ribu Blanko e-KTP

Kamis, 13 April 2017 - 00:42:43 WIB


Butuh 53 Ribu, Kabupaten Sukabumi Mendapat Dropping 10 Ribu Blanko e-KTP
© Annisa Rahmatillah
Surat dinas dari Kemendagri.

SUKABUMIUPDATE.com - Banyaknya pertanyaan dari warga Kabupaten Sukabumi terkait keterbatasan stok blanko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), diperoleh jawaban dari Kepala Bidang (Kabid) Pelayan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi, Ridwan.

Menurut Ridwan, bagi penduduk yang sudah memiliki surat keterangan (Suket) sebagai pengganti sementara e-KTP, agar segera melakukan konfirmasi ke kantor kecamatan, ke Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Disdukcapil, dan desa terdekat.

Ridwan juga menyatakan, Kabupaten Sukabumi saat ini mendapat droping 10 ribu keping blanko. "Jumlah tersebut masih jauh dari yang dibutuhkan Kabupaten Sukabumi yakni, hampir 53 ribu," jelas Ridwan kepada sukabumiupdate.com, Rabu (12/4).

BACA JUGA:

Warga Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Pertanyakan Blanko e-KTP

Pemkot Sukabumi Jemput Bola Perekaman e-KTP

Padahal, lanjut Ridwan, pihaknya mengajukan ke provinsi sebanyak 53.676 keping blanko. Namun setelah melalui proses asessmen,verifikasi, validasi, dan penyiapan alat pencetak, akhirnya diputuskan ke-10 ribu blanko tersebut diprioritaskan bagi yang ready recode sebelum bulan Desember.

"Jadi yang memiliki Suket bulan Oktober, November, dan awal Desember, sudah bisa dicetak. Silakan langsung menghubungi dan konfirmasi ke Disdukcapil dan UPTD," tegasnya.

Dia juga menambahkan, untuk Suket dari Desember hingga April, belum bisa dicetak e-KTP. "Karena aplikasi untuk pencetakan di-database-nya masih tertahan di Kementerian Dalam Negri," pungkas Ridwan.

Reporter: ANNISA RAHMATILLAH
Redaktur: ANISA SITI RIZKIA
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Cegah HIV/AIDS, Bupati Sukabumi: Masyarakat Harus Jadi Aktor dan Perumus Kebijakan
Promoted Content

Cegah HIV/AIDS, Bupati Sukabumi: Masyarakat Harus Jadi Aktor dan Perumus Kebijakan