Minggu, 30 April 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Bupati Tasikmalaya: Ormas Seharusnya Mendorong Pembangunan, Bukan Memecah Jabar

Senin, 16 Januari 2017 - 11:28:03 WIB


Bupati Tasikmalaya: Ormas Seharusnya Mendorong Pembangunan, Bukan Memecah Jabar
© Danang Hamid
Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri kegiatan di Universitas Siliwangi, Tasikmalaya.

SUKABUMIUPDATE.com – Bupati Tasikmalaya menyesalkan bentrok yang terjadi antara LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan ormas Front Pembela Islam (FPI) di Bandung, Kamis (12/1) lalu. Lebih disayangkan lagi, insiden tersebut telah merembet ke beberapa daerah lainnya di Jawa Barat (Jabar).

Seperti diketahui, bentrok di GMBI-FPI di Bandung telah merembet ke Kabupaten Tasikmalaya. Massa melakukan perusakan sekretariat GMBI di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis (12/1) malam.

Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Tasikmalaya yang juga Pengurus Pusat Himpunan Alumni Miftahul Huda Manonjaya, menegaskan bahwa Jabar sangat heterogen secara sosial, budaya, dan keragaman pemeluk agama.

BACA JUGA:

Di Sukabumi, Uu Ruzhanul Ulum Deklarasi Maju Pilgub Jawa Barat

Uu Ruzhanul Ulum Lantik Pengurus Hamida dan IMG Sukabumi

Uu Ruzhanul Ulum Segera Membangun Jembatan Betmen

“Dengan perbedaan ini seharusnya Jabar, terutama Bandung yang menjadi tolok ukur kebhinekaan, menjadi daerah yang lebih maju dan memiliki toleransi tinggi di dalam masyarakatnya,” terang Uu kepada sukabumiupdate.com, Minggu (15/1). "Kita harus menjaga kebersamaan apapun komunitas dan kelompoknya ormas atau LSM, kita harus menjaga keutuhan orang Sunda dan daerah Jabar," imbuh Uu.

Lebih lanjut Uu memandang Provinsi Jabar sebagai provinsi yang besar yang harus memiliki rasa solidaritas yang tinggi terhadap semua elemen masyarakat yang ada. “Seharusnya ormas, LSM dan organisasi lainnya bersama-sama memajukan dan mendorong Jabar untuk lebih maju, bukan memecah belah!" pungkas Uu.

Reporter: DANANG HAMID
Redaktur: ANISA SITI RIZKIA
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Kuliah Dua Tahun di Sukabumi dan Dua Tahun di Korea
Promoted Content

Kuliah Dua Tahun di Sukabumi dan Dua Tahun di Korea