Sabtu, 29 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Kecelakaan Maut Jalan Raya Cimande Menyisakan Luka Mendalam Bagi Keluarga Pengendara Mobil Brio
Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Hino Pengangkut Pasir Hantam Lima Mobil, 3 orang Meninggal 3 orang Luka
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Diduga Dibawa Kabur Pria Kenalan di Medsos, Nur Janah (mencaricinta Illahi) Warga Sukaraja Dua Bulan Hilang
Kronologi Kasus Pembunuhan Oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Belum Terima THR, Ratusan Pegawai Garmen Mogok Bekerja
Apakah Warga Sukabumi Masih Ingat, Ada Apa dengan 4 Desember?


Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator

Selasa, 15 November 2016 - 17:58:34 WIB


Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
© Danang Hamid
Bupati Tasikmalaya mengedukasi masyarakat Tasikmalaya, mengenai kesehatan pada peringatan hari kesehatan ke-12, tingkat Kabupaten Tasikmalaya

SUKABUMIUPDATE.COM - Tantangan kesehatan Indonesia saat ini, menurut Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, adalah triple burden atau masih tingginya penyaki infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular, dan muncul kembali penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi.

Uu mengatakan, program prioritas pembangunan kesehatan 2015-2019 dilaksanakan melalui program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, dengan mengacu kepada 12 indikator utama status kesehatan keluarga.

Ke-12 indikaror tersebut adalah keluarga yang mengikuti program Keluarga Berencana (KB), ibu yang melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, bayi yang mendapatkan imunisasi dasar lengkap, bayi mendapatkan air susu ibu ASI eksklusif, dan balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan.

Selain itu, penderita turbeculosis paru mendapat pengobatan sesuai standar, penderita hipertensi melakukan pengobatan teratur, penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak terlantarkan, anggota keluarga tidak ada yang merokok, keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), keluarga mempunyai akses sarana air bersih, dan keluarga menggunakan jamban sehat.

"Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga bertujuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas HS) agar masyarakat berperilaku sehat, sehingga diharapkan berdampak pada kesehatan yang terjaga, terciptanya lingkungan yang bersih," terang bupati dengan latar belakang santri tersebut kepada sukabumiupdate.com.

Uu Ruzhanul mengurai langkah Germas HS dilakukan dengan cara melakukan aktivitas fisik, mengkonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin dan membersehkan lengkungan dan menggunakan jamban.

Ia juga menganjurkan pelaksanaan Germas HS harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat, Pemerintah Pusat dan Daerah, swasta, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat, untuk bersama-sama berkontribusi menciptakan gerakan masyarakat hidup sehat.

Tak lupa, bupati mengajak jajaran petugas kesehatan, pemangku kepentingan, mitra kesehatan dan seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan pengabdian bidang kesehatan, di fasilitas pelayanan milik pemerintah maupun fasilitas kesehatan swasta.

Reporter: DANANG HAMID
Redaktur: ANISA SITI RIZKIA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: NASIONAL

Berikan Komentar