Kamis, 30 Maret 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Bos Pelindo II: Gaji Saya Setahun Rp 5 Miliar

Senin, 30 Desember 2013 - 01:58:37 WIB


Bos Pelindo II: Gaji Saya Setahun Rp 5 Miliar
© kompas.com
Bos Pelindo II: Gaji Saya Setahun Rp 5 Miliar

SUKABUMIUPDATE.COM, JAKARTA -Setiap CEO BUMN memiliki cara masing-masing untuk mencegah korupsi di perusahaan yang mereka pimpin, seperti kebijakan dalam memberikan gaji.

Misalnya Direktur Utama Pelindo II (IPC) R.J Lino menerapkan gaji tinggi untuk mencegah para pegawainya melakukan praktik korupsi atau penyimpangan lainnya. Bahkan ia mengaku gajinya di Pelindo II mencapai Rp 5 miliar per tahun.

"Untuk mencegah korupsi gajinya harus cukup, kalau nggak cukup nanti akan macam-macam," ujar Lino di acara Diskusi Akhir Tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan Tema "Akselerasi Membenahi Indonesia, Menuju Masa Depan Gemilang," di Kantor HMI, Menteng, Jakarta, Minggu (29/12/2013).

Ia menyebutkan, jarang sekali seorang pegawai bisa membeli sebuah kendaraan seperti mobil pribadi dengan mudah karena gaji yang minim. Hal inilah yang memicu seseorang untuk melakukan korupsi.

"Dulu di IPC gajinya kecil sekali, sekarang nggak, semua pegawai kita bisa beli mobil sendiri dengan gaji mereka bukan mencuri," tegasnya.

Lino mencontohkan untuk pegawai baru lulus sekolah (fresh graduate) yang hanya lulusan SMA, Pelindo II memberikan gaji hingga Rp 10 juta per bulan. Tingginya gaji ini untuk mengantisipasi adanya praktik kecurangan pegawai BUMN pelabuhan yang diantaranya mengelola Pelabuhan Tanjung Priok ini.

"Orang kita gajinya Rp 10 juta lulusan SMA, fresh graduate, baru masuk," ujarnya.

Bahkan, Lino tak segan-segan menyebutkan nominal gajinya sebagai dirut Pelindo II. "Saya saja 1 tahun gajinya bisa Rp 5 miliar, jadi saya tinggal kerja yang bener saja," ungkap Lino.

Artinya bila dihitung per bulan, gaji seorang Bos Pelindo II mencapai Rp 416 juta per bulan. Ia pun bertekad menjadikan Pelindo II bebas dari sarang koruptor seperti yang terjadi pada masa lalu.

"Sekarang anak usaha ada 20 (perusahaan), direksi 60, gimana dorong orang supaya clean. Saya ciptakan lingkungan yang bersih, semua mesin usaha diperbaiki, di bisnis dibentuk GCG (Good Corporate Governance), kalau gaji gede, minta uang kecil kan malu," cetusnya.(st-001/hj)

Sumber: Detik Finance
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Tahun Ini 1.000 Anak Kabupaten Sukabumi Miliki Kartu Indonesia Anak
Promoted Content

Tahun Ini 1.000 Anak Kabupaten Sukabumi Miliki Kartu Indonesia Anak