Kamis, 23 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


BNNK Sukabumi Peringati HANI 2017

Minggu, 16 Juli 2017 - 22:36:34 WIB


BNNK Sukabumi Peringati HANI 2017
© Nandi
BNNK Sukabumi Peringati HANI 2017 bersama masyarakat di acara CFD.

SUKABUMIUPDATE.com – Ada yang berbeda dalam suasana car free day (CFD) di Jalan Siliwangi Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (16/7/2017) pagi tadi. Karena ada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNN) Sukabumi, bersama masyarakat.

Kepala BNNK Sukabumi, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Deni Yusdanial mengungkapkan, Narkotika merupakan satu di antara permasalahan global menjadi perhatian serius Negara-negara di seluruh dunia.

BACA JUGA: Sambut HANI, BNNK Sukabumi Geledah Lapas Warungkiara

Kondisinya sampai saat ini kata Deni, belum mampu ditangani dengan baik dan cenderung mengalami peningkatan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika pun sambungnya, menjadi isu strategis bagi masyarakat dunia.

"Sekadar mengingatkan, ini sebagai wujud keprihatinan sekaligus kepedulian terhadap ancaman tersebut. HANI atau The International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking. Makanya setiap 26 Juni, diperingati sebagai kesepakatan bagi Negara-negara anggota untuk mewujudkan masyarakat dunia yang bebas dari penyalahgunaan Narkotika," ungkapnya kepada sukabumiupdate.com di sela acara.

BACA JUGA: BNNK Sukabumi Tes Kesehatan dan Urine Sopir di Terminal Cibadak

Menurutnya, kejahatan Narkotika merupakan kejahatan serius, terorganisir, dan bersifat lintas Negara yang dapat menimpa seluruh lapisan masyarakat, sehingga menimbulkan kerugian sangat besar, terutama dari segi kesehatan, sosial-ekonomi, dan keamanan.

Bahkan kata Deni, kejahatan ini dapat menyebabkan hilangnya generasi bangsa (lost generation). "Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen, berupaya buat mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran gelapnya, sebagai langkah membangun solidaritas guna menjaga anak-anak bangsa, agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaanya," ajaknya seraya mengingatkan.

BACA JUGA: Sehari, BNNK Sukabumi Gelar Tes Urine di Dua Lokasi Berbeda

BNNK Sukabumi lanjutnya, terus meningkatkan upaya penyelamatan bangsa, khususnya masyarakat Sukabumi dari ancamannya, melalui pelaksanaan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkoba (P4GN) secara intensif juga extensif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dan Negara.

"Upaya P4GN tersebut dilakukan mengedepankan prinsip keseimbangan, antara demand reduction dan suply reduction. (Common and share responsibility). Kita wujudkan masyarakat Sukabumi yang sehat, bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba," pungkasnya.

Reporter: NANDI/Kontributor
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar