Jumat, 28 April 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Binaraga Brasil Nekat Suntikkan Koktail Demi Penampilan

Selasa, 11 Maret 2014 - 18:54:05 WIB


Binaraga Brasil Nekat Suntikkan Koktail Demi Penampilan
© Maria Andrade / Barcroft Media
Binaraga Brasil Nekat Suntikkan Koktail Demi Penampilan

SUKABUMIUPDATE.COM, BRAZIL - Para atlet Binaragawan di Brasil mempertaruhkan kematian dengan menyuntikkan diri dengan koktail. Zat koktail mengandung  minyak dan alkohol guna untuk memompa otot-otot mereka. Penampilan binaragawan Brasil nekat mempertaruhkan nyawanya hanya demi penampilan yang memukau.

Arlindo de Souza misalnya. Tumbuh bisep tumbuh hingga 29in-yang terbesar di Brazil setelah menyuntikkan filler ke dalam tubuhnya. Dimana hal itu menyebabkan munculnya otot membengkak. 

Tapi ia pun mengakui hal itu dapat menyebabkan infeksi yang berbahaya. Beberapa pengguna koktail lengan mereka harus diamputasi akibat dampak negatif zat tersebut. Bahkan sebagian binaragawan meninggal dunia.

“Teman saya Paulinho, ia meninggal dunia akibat zat pemompa otot tersebut. Banyak abinaragawan jadi korban akibat zat tersebut. Saya juga memakai zat itu, tapi Paulinho memakainya hingga melebihi dosis. Saya menyarankan agar binaragawan tak lagi menggunakan zat koktail karena berdampak buruk bagi penggunanya,” ujar Mr De Souza.

Menurut Mr De Souza, dirinya sudah berhenti menggunakan koktail. Namun tetap saj ada binaragawan yang memakai zat pemompa otot tersebut secara berlebihan.

The Arnold Schwarzenegger fan yang dijuluki sebagai “The Mountain” di kampung halamannya, sudah mengambil koktail steroid, hormon dan vitamin kuda massal. Kemudian seorang teman gym menawarinya minyak koktail guna membantu memompa ototnya agar kalah dari saingannya.

“Orang memberikannya padaku. Dia berkata, ambil ini, itu akan membuat Anda otot tumbuh dalam sehari,” kata Mr De Souza, yang tinggal  bersama ibunya, Josefa Gomes de Souza, di Olinda di pantai negara Pernambuco Brasil.

“Saya menyuntikkan jarum suntik pada lengan. Dan beberapa waktu kemudian otot lengan saya akan membengkak. Sejujurnya, saya tidak merasakan apa-apa. Namun kadang-kadang sedikit pusing. Saya selalu bekerja sehingga kekuatan saya tetap stabil dan tidak ada perubahan,” katanya.

Disebutkan, kebanyakan orang yang memakai zat koktail tidak tahu bagaimana untuk menerapkannya. Mereka akan menggunakan sembarang pada pembuluh darah tua. Beberapa binaragawan berakhir kehilangan lengan, kemudian ada yang dioperasi. Bahkan beberapa binaragawan kehilangan nyawa mereka,” ujarnya.

Menyuntikkan zat koktail membawa risiko infeksi dan abses berkembang di otot. Abbesses ini dapat tumbuh dan menyebar dalam jaringan. Beberapa pengguna, ketika dioperasikan pada bagian lengan, telah ditemukan lengan penuh nanah dan minyak.

Mr de Souza justru ketakutan akan kesehatannya. Dia sudah mengunjungi klinik untuk bantuan. Tapi petugas medis sejauh ini menolak untuk mengoperasi karena demi kelelatan jiwanya.

“Jika saya merasakan sakit pada lengan. Saat itulah saya berobat ke dokter. Tapi bagi saya itu normal dan sesuatu yang saya sudah diterima. Sejak saya menyuntikkan dua tahun lalu, saya telah menjadi pembicaraan di kota, dengan kengerian bagi keluarga saya,” kata Mr de Souza.

Kakaknya Marineide Gomes de Souza mengatakan keluarga sangat khawatir  tentang Mt De Souza. Namun dia masih berharap akan menetap dan punya keluarga. (st-001/hj)

Sumber: Dailymail.co.uk
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

PORPAMDA Hari Ini Gelar Delapan Cabang Olah Raga, SL di PDAM Kota Sukabumi
Promoted Content

PORPAMDA Hari Ini Gelar Delapan Cabang Olah Raga, SL di PDAM Kota Sukabumi