Sabtu, 29 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi


Belum Ada Kegiatan, Eks Pasar Pelita Kota Sukabumi Ditumbuhi Ilalang

Minggu, 16 Juli 2017 - 17:34:21 WIB


Belum Ada Kegiatan, Eks Pasar Pelita Kota Sukabumi Ditumbuhi Ilalang
© Garis Nurbogarullah
Lahan Eks Pasar Pelita.

SUKABUMIUPDATE.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi Jawa Barat, memasukan alat berat untuk pembangunan Pasar Pelita pada 10 Juli 2017 lalu, diundur dengan dalih masih mempersiapkan lahan buat mobilisasinya.

Pantauan sukabumiupdate.com, di lahan eks Pasar Pelita hingga kini belum terlihat ada kegiatan apapun, hanya rerumputan seperti Ilalang yang meninggi.

BACA JUGA: Alat Berat Mulai Masuk, Pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi 10 Juli

"Memasukan alat berat itu membutuhkan proses panjang, dan juga memerlukan kesiapan lahan. Selain itu, untuk memobilisasinya tidak segampang itu, mungkin juga kontraktor yang ditunjuk mempunyai keterbatasan. Dia bekerja di mana-mana," ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Hanafie Zein kepada sukabumiupdate.com, usai menghadiri penerimaan siswa baru (PSB) di Pondok Pesantren (Pontren) Al-Fath Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Minggu (16/7/17).

BACA JUGA: Bangun Pasar Pelita, Pemkot Sukabumi Minta PT FAP Siapkan Bank Garansi Rp30 Miliar

Hanafie yakin, pembangunan sesuai waktu yang telah ditentukan, dan selaku pengembang, PT Fortunindo Arth Perkasa (FAP) tidak akan main-main karena dana yang di hold hampir mencapai Rp36 Miliar.

"Kalau mereka kerjakan main-main, uangnya hilang. Belum jaminan bank garansi sebesar Rp9 Miliar," tandasnya seraya mengingatkan.

Hanafie menambahkan, ada jeda waktu untuk mereka (PT FAP-red) buat menunggu perizinan dari provinsi guna membereskan lahan dan yang lainnya.

BACA JUGA: Pasar Pelita Jadi PR, Wakil Wali Kota Sukabumi: Takdir yang Tidak Bisa Ditolak

"Amdalnya (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) selesai. Insya Allah, izin yang ada di Pemda (Pemerintah Daerah) selesai. Mereka gak mau melakukan hal yang tidak selesai. Alat berat yang akan melintas jalan kota juga dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Kepolisian untuk mengamankan jalur. sehingga memobilisasikan alat berat tidak terhambat," pungkasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar