Sabtu, 24 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Bibir Pria Malang ini Digigit Kura-Kura Kesayangannya
Kereta Tergelincir, Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka
Nahas, Kereta Tergelincir dan Tabrak Rumah
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Truk dan Bus Bertabrakan Tewaskan 12 Orang
Tak Ada Menu Daging di Resepsi, Mempelai Pria Batalkan Pernikahan
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?


Aparat Filipina Tangkap Pengawal Pemimpin Abu Sayyaf

Minggu, 18 Juni 2017 - 16:15:59 WIB


Aparat Filipina Tangkap Pengawal Pemimpin Abu Sayyaf
© dailymail.co.uk
Hamsi Amajad Marani, alias Hamsi.

SUKABUMIUPDATE.com - Aparat gabungan tentara dan polisi Filipina di Zamboaga menangkap pengawal pemimpin Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon, bernama Hamsi Amajad Marani alias Hamsi.

Penangkapan pengawal pemimpin Abu Sayyaf ini berdasarkan laporan dari warga yang melihatnya sedang berada di Purokl 4, Sitio Niyog-Niyog, Barangay Muti, Kota Zamboaga, pada Sabtu (17/6).

Anggota gugus dan tugas bersama Zamboaga dan polisi setempat kemudian menindaklanjuti laporan warga untuk menangkap Marani, ahli perakit bom kelompok milisi Abu Sayyaf, pada Sabtu, pukul 01.30 (17/6).

Marani memiliki keahlian merakit bom setelah mendapat pelatihan dari seorang ahli peledak Indonesia yang merupakan bagian dari Jemaah Islamiyah.

Saat ditangkap, aparat tentara dan polisi Zamboaga menemukan bahan pembuat bom dan kemudian menyitanya. Marani, milisi Abu Sayaaf, saat ini berada di bawah pengawasan Kepolisian Zamboanga.

"Penangkapan Marani akan melumpuhkan kemungkinan dukungan kepada Hapilon saat berusaha meninggalkan Marawi dengan selamat," kata Letnan Jenderal Carlito Galvez Jr., komandan Militer Mindanao Barat, seperti dikutip dariĀ ABS-CBN News.

Hapilon diyakini masih bersembunyi di Kota Marawi bersama dengan anggota Abu Sayyaf dan kelompok milisi Maute lainnya. Abu Sayyaf dan Maute merupakan jaringan ISIS di Filipina.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar