Selasa, 23 Mei 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Top 10 Keluarga

Wanita Sukabumi Wajib Tahu 10 Fakta Selingkuh Ini
Salah Kaprah tentang Berendam di Air Belerang
Yava Cafe Cicurug, Menikmati Kopi dalam Ruang Multi Konsep
Tiga Fashion Item Wajib Dimiliki Wanita Karir
Berhijab Bukan Penghalang untuk Tampil Modis dalam Balutan Busana Kerja
Korban Kosmetik Ilegal Serukan Kewaspadaan Pada Konsumen
Wali Kota: Masyarakat Kota Sukabumi Hobi Belanja
Siapa Lebih Pribumi di Indonesia, Cina, India, atau Arab?
Mengenal Ricin, Racun Dahsyat Pembunuh Kim Jong-nam
Hijabers Mom Community Sukabumi, Together We Share and Care


Anak Sering Main Game, Bisa Jadi Pengangguran?

Jumat, 21 April 2017 - 09:36:05 WIB


Anak Sering Main Game, Bisa Jadi Pengangguran?
© annida-online.com
Ilustrasi.

SUKABUMIUPDATE.com - Siapa sih yang nggak suka bermain video game? Pasti semua menyukai kegiatan menyenangkan ini, terutama remaja.

Namun, selama ini video game selalu dianggap sebagaiu penyebab malasnya anak-anak belajar hingga terjadinya obesitas.

Tak hanya itu saja bahkan ada studi yang menyatakan bahwa bermain video game bisa mempengaruhi remaja menjadi menganggur.

Dikutip dari Menshealth, studi yang dilaporkan oleh para ilmuwan dari Princeton, University of Rochester dan University of Chicago menyatakan bahwa banyak anak muda tanpa gelar sarjana yang menganggur karena suka bermain video game.

Hal itu pun sudah bermula sejak awal tahun 2000-an saat video game menjadi candu bagi banyak remaja. Dari hasil studi itu juga ditemukan bahwa anak muda itu rata-rata masih tinggal bersama keluarganya dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka hanya untuk bermain video game saja.

"Selain dari TV dan menonton film, bermain game dan komputer adalah hobi utama dari anak muda yang berpendidikan rendah dan juga tanpa pekerjaan," tulis peneliti dalam laporannya.

Salah satu penyebab banyak anak muda yang suka bermain video game adalah karena lebih menyenangkan dan tidak akan membuat bosan di waktu luang. Tentu saja hal itu bisa membuat para anak muda kecanduan hingga akhirnya malas belajar dan malas ngapa-ngapain dan berujung tidak bekerja.

Namun, studi tersebut masihlah penelitian awal yang masih membutuhkan banyak penelitian lanjutan di masa depan. Para peneliti itu tidak menemukan bahwa anak muda yang pengangguran dikarenakan suka main video game saja, tapi ada juga faktor lainnya. Akan tetapi hubungan dari keduanya memang cukup terkait karena video game bisa mempengaruhi anak muda hingga ketagihan saat memainkannya.

Jadi jangan sampai ketagihan main game hingga malas belajar dan bekerja. Jika kalian bisa mengatur waktu, pasti bermain video game tak akan memberikan dampak buruk.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Tips LIFE

Berikan Komentar