Sabtu, 22 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Keluarga

Wanita Sukabumi Wajib Tahu 10 Fakta Selingkuh Ini
Yava Cafe Cicurug, Menikmati Kopi dalam Ruang Multi Konsep
Salah Kaprah tentang Berendam di Air Belerang
Kondom Perempuan, Kisah dan Cara Menggunakannya
Tiga Fashion Item Wajib Dimiliki Wanita Karir
Korban Kosmetik Ilegal Serukan Kewaspadaan Pada Konsumen
Berhijab Bukan Penghalang untuk Tampil Modis dalam Balutan Busana Kerja
Wali Kota: Masyarakat Kota Sukabumi Hobi Belanja
Hijabers Mom Community Sukabumi, Together We Share and Care
Siapa Lebih Pribumi di Indonesia, Cina, India, atau Arab?


Agar Sperma Bermutu, Para Calon Ayah Harus Tidur 8 Jam Per Hari

Jumat, 19 Mei 2017 - 11:08:35 WIB


Agar Sperma Bermutu, Para Calon Ayah Harus Tidur 8 Jam Per Hari
© Hidayatullah.com
Ilustrasi.

SUKABUMIUPDATE.com - Bagi Anda yang saat ini tengah berjuang untuk menjadi seorang Ayah wajib tidur minimal delapan jam sehari untuk demi menjaga kualitas sperma.

Para peneliti sangat menyarankan para calon Ayah untuk tidur mulai pukul 20.00 hingga 22.00 untuk menjaga kualitas sperma agar tetap bagus. Pada jam-jam tersebut, sperma dapat bergerak secara maksimal dan memiliki kesempatan besar untuk dapat membuahi sel telur.

Tidak hanya dapat menurunkan tingkat sperma, laki-laki yang gemar begadang memiliki sperma yang tidak berkualitas. Dengan kata lain tidak subur dan cepat mati. Kurang tidur di malam hari juga dapat meningkatkan antisperm antibody (ASA), yakni kekebalan tubuh yang mengenali sel sperma layaknya virus. 

Normalnya, pada tubuh sel sperma terdapat pelindung unik yang menyebabkan ia tidak dikenali tubuh wanita sebagai benda asing. Pada beberapa kasus, termasuk yang kerap tidur larut malam, pelindung tersebut tidak berjalan dengan baik. Hasilnya, sperma dikenali layaknya virus sehingga diserang oleh antibodi pasangan.

Seperti yang dilansir dalam Daily Mail, 13 Mei, para peneliti dari Sekolah Kedokteran Harbin menemukan fakta bahwa laki-laki yang hanya tidur enam jam di malam hari memilki jumlah sperma 25 persen lebih rendah dibanding dengan mereka yang tidur selama delapan jam.

Penelitian ini melibatkan 981 partisipan laki-laki dalam keadaan tubuh sehat untuk diperiksa kualitas sperma mereka. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan waktu tidur, yakni antara pukul 20.00 hingga 22.00 malam, 22.00  hingga 24.00 malam serta di atas tengah malam. Masing-masing kelompok juga diwajibkan untuk menyetel alarm enam jam, tujuh atau delapan jam serta sembilan jam atau lebih.

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sehat LIFE

Berikan Komentar