close [x]
Sabtu, 25 Februari 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Agar Naik Taksi dan Rental Transportasi Online Menjadi Gaya Hidup Warga Sukabumi

Rabu, 21 Desember 2016 - 04:04:14 WIB


Agar Naik Taksi dan Rental Transportasi Online Menjadi Gaya Hidup Warga Sukabumi
© Danang Hamid
Foto 2). Faizal Rahman CEO Arsysoft. (Foto 2). Kru Arsysoft.

SUKABUMIUPDATE.COM - Bisnis transportasi merupakan salah satu bisnis potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Jika dikelola profesional, bisnis ini menjanjikan profit tinggi, karena sangat dibutuhkan, baik oleh perorangan, maupun sektor bisnis lainnya.

Kebutuhan penggunakan jasa transportasi darat berbasis daring yang sudah menjadi gaya hidup, tidak terkecuali warga Kabupaten/Kota Sukabumi, telah mengilhami sekelompok pemuda Kampung Babakan Tipar, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, mendirikan Arsysoft. Sebagai start up, aplikasi Berangkat yang dibuatnya, diharapkan mampu menjawab kebutuhan jasa transportasi yang efektif dan efisisien.

Mata Holang Institute, sebuah lembaga kajian di Sukabumi, didukung PT Aqua Golden Mississippi Mekarsari, Gapensi Kabupaten Sukabumi, dan PT Berkah Jaya Mandiri, memilih Faizal Rahman, sebagai Sukabumi Heroes 2016, Kategori Praktisi Industri Kreatif, pada Malam Penganugerahan Pemuda Inspiratif 2016, di Hotel & Restoran Augusta, Cikukulu, Senin (19/12).

Danang Hamid dari sukabumiupdate.com mewawancarai Chief Executive Officer (CEO) Arsysoft yang baru berusia 23 tahun ini, di mana bersama tujuh temannya, menggagas bisnis taksi dan rental transportasi online di Sukabumi. Berikut petikannya:

Sebagai start up, bagaimana awal mulanya membangun bisnis transportasi online?

Dengan latar belakang tim yang berbeda, tentu bukan perkara mudah mengimplementasikan ide ini. Jika orang lain membangun semangat dengan “membakar uang”, kami berangkat dengan membakar semangat berkarya.

Meyakinkan orang lain untuk berinvestasi juga susah, seolah kami tidak dipercaya mengembangkan kemampuan yang kami miliki, sehingga persoalan modal menjadi ganjalan pengembangan aplikasi. Itulah makanya, kami mulai dengan android dulu baru ke IOS.

Mengapa berkeinginan menyediakan jasa transportasi online bagi warga Sukabumi?

Ketika ada orang yang sakit atau mau melahirkan, namun tidak memiliki kendaraan atau sulit mendapat bantuan. Dalam keadaan terdesak, bingung harus bagaimana, kan kasihan. Selain itu, kami sering mendapati orang yang kemalaman dan kesulitan mendapat angkutan. Dari situ kami berpikir, mengapa tidak membuat jasa transportasi online.

Lalu, saya bersama teman-teman yang berjumlah tujuh orang, sepakat mendirikan Arsysoft. Kami melakukan survey kecil-kecilan di berbagai daerah di Kabupaten Sukabumi. Ternyata, banyak kampung-kampung di Sukabumi tidak dilayani trayek angkutan umum, dan tidak semua transportasi umum melayani penumpang selama 24 jam.

Berapa lama survey dilakukan?

Tiga bulan, mulai April 2016. Sample di Mangkalaya, Kadudampit, Nangeleng, Cikukulu, Caringin, Nagrak, Cibadak, dan daerah lain yang tidak tersentuh trayek angkutan kota.

Jenis kendaraan apa yang digunakan?

Sementara passenger car, baru 16 unit jenis minibus dan sedan. Selanjutnya berencana menyediakan sepeda motor agar bisa memasuki jalan sempit, serta mobil pick up untuk melayani angkutan barang, dan mobil travel. Nama aplikasinya Berangkat sudah bisa download di Google Play. Untuk travel, kita ambil inisialnya “B”, jadi B-Trip.

Berapa banyak pengunduh aplikasi Berangkat di Google Play saat ini?

Semenjak soft launching pada Agustus 2016, terhitung 2000-an lebih, mereka mengunduh lewat perangkat android, karena baru tersedia di perangkat android. Kita sedang melakukan pengembangan aplikasi agar segera tersedia di IOS, targetnya awal 2017 terealisasi, insha Allah.

Konsep apa yang dimiliki, karena bisnis ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap jasa?

Kita berusaha memberi pelayanan terbaik dan maksimal, aman, dan cepat. Solusi bagi masyarakat Sukabumi yang membutuhkan jasa transportasi dengan mudah. Setiap trip dipantau oleh admin selama 24 jam, untuk memberi rasa aman bagi konsumen. Jadi dikontrol terus, siapa driver dan penumpangnya, sudah sampai tujuan atau belum, ada kendala atau tidak, semua bisa diketahui. Armada kita sangat laik jalan, semuanya ber-AC, dan passenger car keluaran terbaru pun ada, paling lama produksi tahun 2010.

Boleh cerita tentang Arsysoft?

Arsysoft ini adalah start up yang terbentuk dari kemauan dan tekad kawan-kawan yang memiliki kemampuan di bidang IT (information technology-red), punya mimpi dan semangat sama dan kebetulan latar belakang kami sama-sama menyukai teknologi.

Tim Arsysoft terdiri dari Agung Sidhayasa, Ilham Maulana, Medi Firmansyah, Fikri Juliandani, Akbar Setia, Maulana Malik Ibrahim, Idam Pangestu, dan saya Faizal Rahman.

Tahap awal, Arsysoft membuat aplikasi Berangkat, sekarang kami sedang mengembangkan Arsy 360, yaitu virtual reality (VR) yang membawa seseorang seolah-olah berada di tempat atau kondisi sebenarnya, misalnya wisata VR, nonton film 3D yang lebih hidup lebih dari sekedar 3D. Kami juga mengembangkan aplikasi smart city tentang kampung teknologi di Sukabumi.

Strategi apa yang dilakukan agar bisa meraih pangsa pasar lebih banyak?

Kami melakukan sosialisasi dengan sering menjumpai komunitas-komunitas, mengadakan kegiatan workshop dalam berbagai even. Selanjutnya kami berencana membuat even sendiri, kita punya tim khusus untuk marketing, jadi yang terlibat dalam proyek ini tidak hanya kita bertujuh. Ada pemilik kendaraan, tim marketing, pengembang, apalagi jika aplikasi jasa kurir online shopping yang diberi nama Kuririn sudah terealisasi.

Bagaimana cara merekrut driver?

Yang penting warga Sukabumi, punya kendaraan sendiri dan berkelakuan baik dengan bukti SKCK (surat keterangan catatan kepolisian-red). Kenapa SKCK? Karena kami harus menjamin kenyamanan serta keamanan para pengguna jasa. Kalau driver-nya bermasalah, bagaimana bisa dibangun rasa nyaman dan aman?

Sementara modal kita adalah trust pelanggan. Dalam bisnis ini, kami sekadar membuat aplikasi dan mewadahi pemilik mobil yang akan direntalkan plus driver-nya.

Bagaimana dengan pembagian dan keuntungan?

Kami mematok 20 persen dari setiap transaksi. Pada bulan awal peluncuran, kita sudah mendapat Rp8 juta. Tapi sampai saat ini, kita belum mau fokus berbicara keuntungan. Kita masih ingin mengembangkan terus, agar mengalami progres yang bagus.

Selain berkarya, niat kami dengan adanya aplikasi Berangkat ini, sedikit banyak bisa menyerap angkatan kerja yang setiap tahun bertambah. Kita dituntut berinovasi dan kreatif, untuk membangun Sukabumi secara bersama-sama. Terutama anak muda, jangan selalu mengikuti trend mainstream, seperti jadi pekerja di perusahaan besar.

Pekerjaan itu bisa diciptakan dan kami yakin pasti akan maju dengan adanya dukungan dari siapa saja, agar anak-anak Sukabumi bisa tampil di depan, bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungannya.

Reporter: DANANG HAMID
Redaktur: ANISA SITI RIZKIA
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Antara Persoalan Macet dan Pembangunan Sektor Pariwisata Sukabumi
Promoted Content

Antara Persoalan Macet dan Pembangunan Sektor Pariwisata Sukabumi