Jumat, 22 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sainstek

Kiamat 23 September Diklaim Numerologis Berdasarkan Alkitab
Robot Seks Harmony Harganya Setara Mobil LCGC di Indonesia
Kronologi Temuan Harimau Jawa di Ujung Kulon
Hujan Es di Bandung, Ini Perbedaannya dengan Salju
Remaja 19 Tahun Ini Raup Ratusan Juta Sebagai Gamer Profesional
Kembangkan Pesawat Jet, Honda Habiskan 1 Miliar Dolar AS
Mahasiswa Unibraw Kembangkan Alat Pendeteksi Kualitas Udara
Mahasiswa Surabaya Bikin Alat Pengisi Biogas ke Tabung Melon
Headphone Beat Meledak di Wajah, Apple Tolak Beri Kompensasi
Hadapi Ransomware WannaCry, Jangan Hanya Andalkan Antivirus


Ada Ribuan Sampah di Orbit Bumi, Ilmuwan Siapkan Robot Pembersih

Selasa, 11 Juli 2017 - 13:10:40 WIB


Ada Ribuan Sampah di Orbit Bumi, Ilmuwan Siapkan Robot Pembersih
© nypost.com
Sebuah perangkat baru yang terinspirasi oleh kaki tokek bisa menjadi solusi untuk masalah sampah ruang kita.

SUKABUMIUPDATE.com - Ilmuwan Stanford University dan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sedang menyiapkan robot untuk membersihkan sampah di orbit bumi. Mereka mengembangkan robot penarik (gripper) untuk meraih dan menyingkirkan keping sampah.

Robot ini memakai sistem penarik meniru kinerja jari-jari lengket cicak. Nah, mirip petugas kebersihan di Jakarta yang dikenal sebagai Pasukan Oranye, robot ini akan membersihkan sampah-sampah di ruang angkasa.

"Ini pengembangan dalam riset robot pemanjat yang kami mulai 10 tahun lalu," kata Mark Cutkovsky, ahli rekayasa mekanika dalam riset itu, seperti ditulis laman Stanford University.

Lebih dari 750 ribu keping sampah buatan manusia, metal dan nonmetal, beredar di antariksa. Dengan kecepatan gerakan puluhan ribu kilometer per jam, mereka mengancam keselamatan satelit, wahana antariksa, dan para astronaut, termasuk dari NASA, di Stasiun Antariksa Internasional. Kondisi lingkungan orbit bumi yang ekstrem membuat usaha membersihkan sampah antariksa semakin rumit.

Alat penyedot jelas tak akan bekerja efektif di ruang hampa udara. Alat pembersih berperekat juga sia-sia karena bahan kimia tak tahan terhadap perubahan temperatur drastis.

Penarik bermagnet hanya berfungsi pada obyek yang berbahan metal. Penarik sampah dengan harpun atau senjata penombak dapat memicu interaksi berbahaya yang membuat puing sampah bergerak tak terkendali. Jadi, robot ini menjadi harapan selanjutnya untuk membersihkan sampah di orbit.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: SAINSTEK

Berikan Komentar