Rabu, 18 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Mereka

Gadis Skuad Timnas Asal Kabupaten Sukabumi: Ingin Obati Mata Ayah Agar Bisa Nonton Saya Main Sepak Bola
10 Pertanyaan untuk Warga Sukabumi yang Diduga Menistakan AlQuran
Mang Dedi: Orang Sukabumi Jangan Bicara Budaya Sunda, Benerkeun Heula Basa Sapopoe
Puri adalah Puri. Pewaris Darah Seni Uyan Asmi
Pebola Wanita Asal Kabupaten Sukabumi Ini, Ditinggal Ayah Saat Ia Terpilih Memperkuat Timnas
Mak Dini Turun Gunung, Pimpin LSM Kompak Kabupaten Sukabumi
Berpuasa di Negeri Orang, Gadis Kota Sukabumi Melawan Rasa Kangen
Kabupaten Tasikmalaya Mandiri di Tangan Santri
Ajengan Genteng, Teman Diskusi Bung Karno dan Guru dari Ki Hajar Dewantara
Dari Cibatu Menuju Bisnis Travel Wisata


12 Tahun di Hong Kong, Wanita Sukabumi Ini Kangen Bakso Kampung Pamatutan

Selasa, 06 Juni 2017 - 00:29:13 WIB


12 Tahun di Hong Kong, Wanita Sukabumi Ini Kangen Bakso Kampung Pamatutan
© Dok. Pribadi
Nungky Supenti.

SUKABUMIUPDATE.com - Bagi Nungky Supenti, tahun ini menjadi tahun kedua belas berpuasa dan merayakan Idul Fitri di Hong Kong, tepatnya di Fotres Hill. Baginya, tidak ada rintangan atau kendala dalam menjalankan puasa di negeri beton itu.

“Sama saja seperti di Indonesia, bagi saya pribadi tidak ada yang sulit saat menjalankan puasa. Cuma yang membedakan puasa di Indonesia dan di sini, jauh dari keluarga. Di sini saya sendiri, nyari teman sesama Sukabumi aja sulitnya bukan main,” jelasnya, Senin (5/6) malam, pukul 21.30 WIB.

BACA JUGA: Valle, Pemuda Kota Sukabumi Ini Dua Kali Puasa dan Lebaran di Atas Kapal di USA

Ditambahkan, perbedaan waktu di Indonesia dengan Hong Kong relatif tidak lama. Jika di Hong Kong waktu Imsak 03.03 dan Maghrib 19.09, atau hanya selisih satu jam saja.

Untuk mengobati rasa kangen kampung halaman, jika libur kerja, ia kerap memasak sendiri menu Indonesia, seperti sayur tahu, nasi tumpeng, nasi goreng, sayur asam, atau sate.

"Kalau hal paling ngangenin waktu bulan Puasa itu, suasana makan sahur dan buka puasa bersama anak," jelas single mother berusia 42 tahun itu.

BACA JUGA: Dari Taipei, Rindu Siti pada Suara Beduk di Gegerbitung Kabupaten Sukabumi

Lebih jauh, Nungky menjelaskan, kegiatan setiap tahun selalu diadakan di Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong. “Kalau bulan Puasa, ada Pondok Ramadhan, di dalamnya ada kegiatan tadarus, ceramah, buka bersama, dan tarawih. Banyak buruh migran yang ikut.”

Jika tiba hari Lebaran, Nungky bersama sahabatnya, melaksanakan Shalat Ied di Fotres Hill yang digelar secara terbuka. Hal itu karena banyak umat Muslim tinggal di Hong Kong.

BACA JUGA: Berpuasa di Negeri Orang, Gadis Kota Sukabumi Melawan Rasa Kangen

Mengakhiri perbincangan dengan sukabumiupdate.com melalui pesan WhatsApp, Nungky mengatakan, ia ada kesempatan pulang ke rumahnya di Kampung Pamatutan, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Agustus akan datang.

"Bulan delapan saya cuti dan akan pulang dulu. Sudah sangat kangen makan mie bakso di kampung,” pungkasnya.

Reporter: ANNISA RAHMATILLAH
Penyunting: *
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar